Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PROGRAM JAJANAN SEHAT PADA SISWA PAUD DAN TKIT AL-MU'MINUN NGRAMBE NGAWI

TITIN KURNIAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawati, Titin. 2013. Penerapan Program Jajanan Sehat pada Siswa PAUD dan TKIT Al-Mu’minun Ngrambe Ngawi. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri Program Studi Pendidikan Tataboga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat, ST, M.Pd, (2) Lismi Animatul Chisbiyah, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: penerapan, program, jajanan sehat

Penerapan program jajanan sehat di PAUD dan TKIT Al-Mu’minun Ngrambe Ngawi bertujuan agar siswa terhindar dari kasus keracunan makanan dan meminimalisir konsumsi makanan jajanan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor yang menghambat dan mendukung, serta proses pengolahan makanan jajan untuk program jajanan sehat di PAUD dan TKIT Al-Mu’minun Ngrambe Ngawi.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Metode penggalian data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.

Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) kebijakan program jajanan sehat adalah adanya larangan membawa dan membeli makanan jajanan kemasan dan makanan siap saji serta membayar Rp 1.000,- setiap hari, hal tersebut didasari oleh banyaknya jajanan kemasan yang beredar dan kasus keracunan makanan; (2) perencanaan meliputi perencanaan menu, keuangan, dan pengolah jajanan; (3) pelaksanaan program masih belum maksimal, karena masih terdapat pelanggaran terhadap kebijakan yang telah ditetapkan; (4) evaluasi dilakukan terkait dengan menu dan biaya, tetapi evaluasi program jajanan sehat belum memiliki alat ukur yang jelas dan hasil dari evaluasi adalah adanya dampak positif program jajanan sehat terhadap siswa; (5) faktor pendukung pelaksanaan program jajanan sehat adalah adanya dukungan dari berbagai pihak, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya pemahaman wali murid akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat dan adanya siswa yang masih mengkonsumsi jajanan tidak sehat di lingkungan sekolah; dan (6) pengolahan makanan jajanan yang dilakukan belum memenuhi standar higiene dan sanitasi.

Berdasarkan temuan peneliti tersebut diajukan saran, sebagai berikut: (1) bagi PAUD dan TKIT Al-Mu’minun Ngrambe Ngawi sebagai penyelenggara program disarankan untuk memperbaiki manajemen program jajanan sehat; (2) bagi orang tua siswa PAUD dan TKIT Al-Mu’minun Ngrambe Ngawi disarankan agar orang tua mendukung sepenuhnya program jajanan sehat dan lebih memperhatikan jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak; (3) bagi PAUD dan TK lain, disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan bahan kajian dan inspirasi untuk pengadaan program yang sejenis; dan (4) peneliti lain dapat meneliti kandungan gizi makanan jajanan untuk program jajanan sehat atau evaluasi program sejenis di TK yang lain.