Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Koleksi Buku Bidang Ilmu Kesehatan dengan Metode Conspectus di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Riyang Sekarsari Abidin

Abstrak


Salah satu layanan esensial di perpustakaan perguruan tinggi adalah layanan koleksi yang harus relevan dengan kebutuhan pengguna. Pemenuhan kebutuhan pengguna dengan pemanfaatan koleksi dapat diketahui dengan evaluasi koleksi yang dapat dilakukan dengan metode conspectus untuk mengukurkedalaman koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan.

      Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan serta mengukur kedalaman koleksi buku bidang ilmu kesehatan yang tersedia di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data penelitian berupa koleksi bidang ilmu kesehatan dengan nomor klas 610-618 yang tersedia di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang serta skor hasil evaluasi koleksi jenis buku bidang ilmu kesehatan dengan metode conspectus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik telaah dokumen. Instrumen penelitian berupa profil dan lembar kerja conspectus. Analisis data penelitian dilakukan dengan membuat persentase distribusi koleksi, cakupan kronologis, dan cakupan bahasa koleksi buku bidang ilmu kesehatan, mengukur kedalaman koleksi buku subjek ilmu kesehatan dengan memetakan dan menyajikan skor hasil evaluasi dengan metode conspectus tiap subjek, dan menganalisis hasil penilaian conspectus koleksi buku bidang ilmu kesehatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa koleksi bidang ilmu kesehatan didominasi oleh koleksi dengan nomor klas 618 subjek ginekologi dan obstetrik. Dari cakupan kronologis koleksi buku bidang ilmu kesehatan dikategorikan koleksi yang mutakhir dengan terbitan lima tahun terakhir mencapai 21,7% dari keseluruhan koleksi yang dimiliki.Kedalaman koleksi buku bidang ilmu kesehatan berada pada kisaran level 2b (Basic information level (introductory) (Tingkat informasi dasar, pengantar hingga 3a (Study/instructional support level, introductory (Tingkat pendukung kebutuhan instruksional/kajian pengantar)). Level 2b hingga 3a menunjukkan bahwa koleksi buku bidang ilmu kesehatan yang dimiliki merupakan koleksi yang dapat mendukung kegiatan akademik pada lingkup kajian ilmu kesehatan pada jenjang diploma III hingga diploma IV. Kekuatan koleksi ada pada koleksi dengan nomor klas 612, 615, 616, dan 618, sedangkan kelemahannya ada pada koleksi dengan nomor klas 614. Cakupan bahasa menunjukkan bahwa koleksi buku bidang ilmu kesehatan didominasi oleh koleksi dengan kode I yakni koleksi yang berbahasa Indonesia.

Simpulan yang dapat diambil adalah bahwa evaluasi koleksi dapat dijadikan acuan pada kegiatan pengembangan koleksi selanjutnya oleh perpustakaan. Metode conspectus dapat digunakan sebagai metode evaluasi koleksi perpustakaan perguruan tinggi untuk mengetahui kedalaman koleksi yang dimiliki, namun metode ini memiliki kelemahan yakni pada segi subjektivitasnya. Namun secara keseluruhan metode conspectus cukup relevan sebagai alat evaluasi koleksi perpustakaan perguruan tinggi.