Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Busana Tokoh Utama Lakon Damarwulan pada janger Dharma Kencana di Dusun Amerta Sari Rt 02 Rw 01 Desa Watu Kebo Kecamatan Rogojampi Banyuwangi Jawa Timur

chintya dewi eka putri widya santi

Abstrak


ABSTRAK

Santi, Chintya Dewi E P W. 2017. Busana Tokoh Utama Lakon Damarwulan pada Janger Dharma Kencana di Dusun Amerta Sari Rt 02 Rw 01 Desa Watu Kebo Kecamatan Rogojampi Banyuwangi, Jawa Timur. Skripsi, Program Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Robby Hidajat, M.Pd.

Kata Kunci : Akulturasi, Janger Banyuwangi, Tata Busana

Janger adalah pertunjukan tradisional dari Banyuwangi. Janger adalah hasil akulturasi Jawa dan Bali. Akulturasi tersebut terlihat pada mahkota, jarit dan baju yang dipakai pada kesenian Janger Banyuwangi. Akulturasi tesebut terjadi karena adanya migrasi orang Jawa ke pulau Bali.

Tujuan penelitian ini yaitu mendiskripikan akulturasi Janger Jawa dan Bali dalam tokoh utama lakon Damarwulan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan merupakan gejala angka, melainkan melalui penggambaran dari gejala-gejala serta situasi yang terjadi dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dalam penelitian melalui wawancara langsung kepada narasumber. Wawancara pada penelitian ini ada 2 yaitu wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.

Hasil penelitian tata busana tokoh utama lakon Damarwulan dapat dilihat pada (1) baju yang dikenakan tokoh antagonis berwarna merah dan baju yang dikenakan oleh tokoh protagonis berwarna putih (2) akulturasi busana tokoh utama lakon Damarwulan terlihat pada mahkota yang dikenakan pada tokoh Minak Jinggo, warna baju yang dikenakan oleh tokoh Damarwulan dan Minak Jinggo, jarik yang dikenakan oleh tokoh Kencana Ungu dan Anjasmara.

Penelitian ini diharapkan dapat mempertahankan kelestarian kesenian Janger Banyuwangi. Penelitian ini juga kiranya dapat menumbuhkan kesadaran dan memberikan dorongan positif dalam mengembangkan kesenian Janger Banyuwangi.

ABSTRACT

Santi, Chintya Dewi E P W. 2017. The First Character’s Clothes of Damarwulan Play in Janger Dharma Kencana at Amerta Sari Countryside Rt 02 Rw 01 Watu Kebo Village            Rogojampi Sub-district of Banyuwangi, East Java. Undergraduate Thesis, Art and Music program, Filed Study of Art and design, Faculty of Letter, State University of Malang. Supervisor: Drs. Robby Hidajat, M. Pd.

Keywords: acculturation, Janger Banyuwangi, design

Janger is a traditional show from Banyuwangi. Janger is acculturation product between Java and Bali. It can be seen from clothes wear in Janger Banyuwangi. It happens because of the immigration did by Javanese to Bali. The aim of this research is to describe the acculturation between Java’s Janger and Bali in the first character of Damarwulan Play.

This research used a qualitative approach. in this research the data collected in form of words, pictures, without any numbers, but through a description of a condition did by people and an observable behavior. The data was collected through direct interview. It was divided into two; they were structured and unstructured interview.

The result of clothes wear by the first character in Damarwulan play were, (1) the red clothes wear by antagonist character and the white clothes wear by protagonist character, (2) the acculturation of a clothes wear by the first character can bee seen in the crown used at Minak Jinggo character, the color of clothes wear by Damarwulan and Minak Jinggo characters, jarik wear by Kencana Ungu and Anjasmara character.

 

This research is expected to be able to maintain culture preservation of Janger Banyuwangi’s art. This research is also expected to give a positive motivation in improving Janger Banyuwangi’s art.