Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Course Review Horay (CRH) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sejarah Peserta Didik Kelas X-IPS 2 MA Negeri Turen

Titik Wijayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijayati, Titik. 2016. Penerapan Model Course Review Horay (CRH) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sejarah Peserta Didik Kelas X-IPS 2 MANegeri Turen. Skripsi. Jurusan Sejarah,  Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aditya Nugroho Widiadi, S.Pd., M.Pd., (II) Drs. Slamet Sujud Purnawan Jati M.Hum.

 

Kata kuncicourse review horay, motivasi belajarsejarah

 

MA Negeri Turen merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Malang yang peserta didiknya mengalami permasalahan terkait dengan motivasi belajar sejarah. Berdasarkan observasi dan wawancara, peneliti mendapat informasi terkait dengan rendahnya motivasi belajar di kelas X-IPS 2 dalam pembelajaran sejarah. Rendahnya motivasi peserta didik dalam pembelajaran sejarah di kelas X-IPS 2 terlihat dari kurang antusiasnya peserta didik dalam pembelajaran, diam atau melamun, mengantuk,tidak melakukan kegiatan apa-apa, dan berbicara dengan temannya.Kondisi seperti ini disebabkan penggunaan model ekspositori oleh guru dalam proses pembelajaran. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan memperbaiki kualitas pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif. Penggunaan model pembelajaran yang inovatif akan membantu meningkatkan motivasi dalam pembelajaran. Peneliti bersama guru memberikan solusi untuk mengatasi rendahnya motivasi belajar dengan penerapan model yang menarik dan melibatkan peserta didik secara aktif di dalamnya. Model pembelajaran tersebut adalah  Course Review Horay. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar sejarah peserta didik kelas X-IPS 2 dengan penerapan model Course Review Horay.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas membantu meningkatkan keterampilan guru dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian tindakan kelas adalah proses perbaikan kondisi yang ada mencarikan solusi dalam memecahkan masalah yang dihadapi dan dalam rangka menentukan cara-cara baru yang lebih baik dan lebih efektif untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Tahap penelitian ini mengadopsi model Kemmis dan Taggart. Siklus dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Siklus I dan II dilakukan dua kali pertemuan.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar sejarah peserta didik kelas X-IPS 2. Penerapan model Course Review Horaydalam pembelajaran sejarah di kelas X-IPS 2 dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil angket yang disebar pra-siklus, setelah siklus I, dan siklus II. Komponen motivasi belajar peserta didik, yaitu attention (perhatian), relevance (kesesuaian), confidence (kepercayaan diri), dan satisfaction (kepuasan). Indikator attention (perhatian) mengalami peningkatan sebesar 14% yaitu dari 64%  menjadi 78%, indikator relevance (kesesuaian) mengalami peningkatan sebesar 10%  yaitu dari 70% menjadi 80%, indikator confidence (kepercayaan diri) meningkat sebesar 12% yaitu dari 66% menjadi 78%, indikator satisfaction (kepuasan) mengalami peningkatan sebesar 23% yaitu dari 62% menjadi 85%.

 

Berdasarkan penelitian ini hendaknya guru dapat menggunakan model Course Review Horay sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta dididk dalam pembelajaran sejarah maupun pembelajaran yang lain. Peserta didik diharapkan dapat lebih aktif dan berpartisipasi dalam setiap proses pembelajaran. Kepala Madrasah hendaknya dapat memberiksn himbsusn kepada guru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.