Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Untuk Pembelajaran Bahasa Mandarin Kelas XI Lintas Minat SMA Laboratorium UM

Irva Tursila Maharani

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli bahasa Mandarin kelas XI lintas minat di SMA Laboratorium UM untuk keterampilan membaca dengan tema kehidupan sehari-hari. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan milik Sugiyono (2013) yang dimodifikasi menjadi tujuh langkah yaitu pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk, revisi produk, dan hasil akhir. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui instrumen angket dan lembar observasi. Media divalidasi oleh seorang ahli media dan dua orang ahli materi (guru dan dosen).

Berdasarkan hasil validasi data, dari ahli media kelayakan produk adalah sebesar 77,77%, sebesar 91,67% dari ahli materi (guru), dan sebesar 95,83% dari ahli materi (dosen). Berikut adalah hasil akhir dari media monopoli yang telah direvisi, (a) cover berukuran 26cm x 51cm, (b) papan monopoli berukuran 30cm x30cm menjadi 50cm x 50cm, (c) kartu hak milik berukuran 12cm x8cm, (d) kartu dana umum dan kartu kesempatan berukuran 7,5cm x 4cm, (e) buku petunjuk penggunaan, kamus, kalimat, dan dialog berukuran 11cm x 15,5cm, dan (f) uang mainan berukuran 4cm x 7cm dengan jumlah kosakata 16 hanzi (汉字) dan pinyin (拼音) di papan permainan monopoli.

 

Media permainan monopoli diujicobakan di kelas XI lintas minat bahasa SMA Laboratorium UM dengan kriteria penilaian berupa kemenarikan, kesulitan, keaktifan, dan antusias siswa dalam menggunakan media monopoli. Hasil analisis data ujicoba menunjukkan bahwa siswa aktif dan antusias saat bermain monopoli. Sementara itu, semua siswa menyatakan senang dapat belajar bahasa Mandarin melalui metode permainan dengan menggunakan media pembelajaran monopoli, karena media pembelajaran tersebut dapat membantu mereka dalam belajar bahasa Mandarin.