Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Promosi Melalui Duta Perpustakaan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Lawang

NURUL FADLILAH

Abstrak


Fadlilah, Nurul. 2018. Promosi Melalui Duta Perpustakaan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Lawang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.

Kata Kunci: perpustakaan sekolah, promosi, duta perpustakaan

Promosi merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang sesuai untuk menginformasikan kepada pemustaka. Perpustakaan SMA Negeri 1 Lawang memiliki berbagai bentuk promosi, salah satunya duta perpustakaan. Promosi melalui duta perpustakan memiliki dampak terhadap minat kunjung pemustaka perpustakaan SMA Negeri 1 Lawang. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan strategi promosi duta perpustakaan, kendala yang dihadapi promosi  melalui duta perpustakaan, dan respon pemustaka terhadap peran duta perpustakaan sebagi sarana promosi.

Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Lawang. Informan yang digunakan meliputi pustakawan, duta perpustakaan, dan pemustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi melalui duta perpustakaan ditujukan semua warga sekolah yang bertujuan untuk menyampaikan informasi tetang perpustakaan. Pesan yang disampaikan ajakan dan menginformasikan tentang perpustakaan, koleksi, fasilitas, juga komunitas cinta baca (KCB) kepada pemustaka. Anggaran yang disediakan diperoleh dari operasional perpustakaan. Promosi ini menggunakan saluran komunikasi personal dan menggukan beberapa macam bauran, yaitu personal sellingdan public relation. Bentuk implementasi promosi melalui duta perpustakaan berupa program duta perpustakaan, pendidikan pemakai, event tahunan, dan publikasi. Umpan balik diperoleh dari respon pemustaka mengenai promosi melalui duta perpustakaan sebagai wujud apresiasi siswa yang gemar membaca namun promosi melalui duta perputakaan kurang maksimal karena intensitas promosi masih jarang. Dari jumlah pemustaka dengan jumlah pengunjung perpustakaan selama tahun 2017 rata-rata ± 150 orang per hari dengan prosentase ± 10% siswa yang sering berkunjung ke perpustakaan. Feedback dari promosi ini menarik respon pemustaka yang cukup baik terhadap pemanfaatan perpustakaan. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pembinaan dari pustakawan kepada duta perpustakaan, belum adanya evaluasi, sikap pemustaka yang menyepelekan promosi duta perpustkaan, dan minat baca masih kurang. Saran yang dapat digunakan untuk meningkatkan promosi memlaui duta perpustakaan, meliputi bimbingan promosi kepada duta perpustakaan, evaluasi pasca kegiatan promosi, dan meningkatkan target sasaran.