Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kebutuhan Informasi Mahasiswa Di Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Devie Arlita Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari Arlita, Devie. 2016. Kebutuhan Informasi Mahasiswa FakultasSastraUniversitas Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (II) Drs. M. Asrukin,M.Si

 

Kata kunci: kebutuhan, informasi, mahasiswa, perpustakaan perguruan tinggi

Perpustakaan merupakan sarana belajar yang baik bagi setiap orang yang ingin mengembangkan wawasannya. Di perpustakaan akan diperoleh berbagai jenis buku dan informasi. Fungsi utama perpustakaan perguruan tinggi yakni mendukung proses perkuliahan agar mahasiswa memahami bahan materi kuliah untuk menyelesaikan tugas kuliah, dan menyelesaikan tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi. Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan mahasiswa fakultas sastra Universitas Negeri Malang; untuk mengetahui upaya mahasiswa fakultas sastra Universitas Negeri Malang dalam memenuhi kebutuhan informasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi yang diambil adalah mahasiswa fakultas sastra Universitas Negeri Malang, dan sampel yang dipilih 40 responden dengan menggunakan sampel acak. Data yang dikumpulkan berupa pengalaman mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan informasi dan upaya mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan informasi. Instrument penelitian yang digunakan adalah angket. Angket menghasilkan data yang ditabulasikan dan kemudian dipresentasikan.

Hasil analisis data tentang kebutuhan informasi mahasiswa fakultas sastra dapat dipaparkan dari 2 aspek yaitu: Pertama, berdasarkan subyek meliputi kunjungan mahasiswa ke perpustakaan diketahui (50%) menyatakan kadangkadang mengunjungi perpustakaan fakultas sastra UM. Mahasiswa berkunjung ke perpustakaan dengan tujuan mengerjakan karya ilmiah dan tugas dari dosen (69,56%). Kedua, berdasarkan bentuk kebutuhan informasi meliputi informasi yang paling diutamakan untuk memenuhi kebutuhan informasi diketahui (39,47%) mahasiswa menggunakan refrensi umum. Perpustakaan fakultas sastra memiliki sumber informasi dalam bentuk tercetak maupun non cetak sebagai sumber refrensi, diketahui (72,91%) mahasiswa menggunakan buku sumber informasi tercetak. Untuk menambah wawasan umum mahasiswa menggunakan buku teks (53,06%). Dan setelah mahasiswa memperoleh wawasan diketahui (51,06%) membagi pengetahuan dengan teman. Format untuk pembelajaran diketahui (64%) menggunakan buku tercetak dan untuk menambah wawasan umum diketahui (38,30%) mahasiswa memilih majalah tercetak. Upaya mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan informasi., ketersediaan refrensi pada perpustakaan, diketahui (72,5%) menyatakan kadang-kadang memperoleh refrensi. Mahasiswa memperoleh refrensi untuk tujuan pembelajaran diketahui (38,78%) menggunakan internet. Untuk menunjang tugas karya ilmiah mahasiswa menggunakan koleksi umum (43,13%). Hampir setengahnya mahasiswa memilih buku teks, jurnal, makalah dalam penyelesaian tugas karya ilmiah (42,56%). Cara memperoleh sumber informasi biasanya mahasiswa

ii mencari langsung ke perpustakaan (62,96%). Dan untuk penelusuran informasi mahasiswa diketahui (42,55%) menggunakan OPAC. Saran dalam penelitian ini yaitu: (1) bagi kepala perpustakaan. Kepala perpustakaan perlu meninjau kembali penambahan refrensi-refrensi yang ada, menyediakan informasi yang up to date dan lengkap supaya mempermudah mahasiswa memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam menunjang pembelajaran. Dan peningkatan layanan internet agar memudahkan mahasiswa dalam mengakses internet pada Perpustakaan FS UM. (2) Bagi pustakawan perlu lebih aktif membantu mahasiswa untuk memperoleh informasi dalam menunjang perkuliahannya. (3) Perpustakaan fakultas sastra harus lebih meningkatkan layanan internet, agar mempermudah mahasiswa dalam mengakses sumbersumber informasi yang dibutuhkan. (4) Menambah koleksi jurnal elektronik, ebook yang berskala internasional sehingga mahasiswa dapat memperoleh banyak referensi.