Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Strategi Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SMAN 1 Lawang

Anang Dwi Purwanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Purwanto, Anang Dwi. 2017. Strategi Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SMAN 1 Lawang.Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing:Moh.Safii, S.Kom., M.Hum.

 

Kata Kunci:literasi, gerakan literasi sekolah, strategi implementasi, SMAN 1 Lawang

 

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan usaha pemerintah untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia melalui dunia pendidikan. Agar sekolah mampu menjadi garis depan dalam pengembangan budaya literasi, Kemendikbud membuat pedoman implementasi GLS pada masing-masing tingkatan pendidikan, termasuk tingkat menengah atas. Kemendikbud melalui Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah menjelaskan ada tiga tahapan dalam pelaksanaan GLS, yaitu tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran.

Penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan strategi implementasi GLS di SMAN 1 Lawang. Penelitian ini berfokus pada: (1) strategi implementasi yang dilakukan oleh SMAN 1 Lawangdan (2) kendala implementasi GLS di SMAN 1 Lawang.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatifdeskriptif. Data penelitian berupa data deskriptifdan reflektif implementasi dan kendala implementasi GLS di SMAN 1 Lawang. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, kepala perpustakaan, guru, pustakawan, dan siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, strategi yang dilakukan untuk mengimplementasikan program GLS di SMAN 1 Lawangdapat dirumuskan dalam tiga tahap kegiatan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan,dan tahap lanjutan/akhir. Pada tahap persiapan, sekolah melakukan sosialisasi kegiatan kepada komponen yang berperan. Tahap pelaksanaan kegiatanbertujuan untuk menumbuhkan dan membiasakan budaya membaca dengan menjalankan kegiatan fundamental GLS yaitu membaca 10 menit dengan fasilitas pendukungnya berupa sudut-sudut baca. Pada tahap lanjutan/akhir bertujuan untuk meningkatkan dan mengembang kan budaya membaca. Sekolah menyelenggarakan lomba-lomba literasi dan festival literasi dalam rangka memperingati bulan bahasa.Kedua, kendala implementasi GLS di SMAN 1 Lawang dirumuskan menjadi dua bagian, yaitu kendala berupa sikap indisipliner sebagian komponen pelaksana GLS, dan kendala dalam pemilihan tempat kegiatan festival literasi.