Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sistem Pengatalogan Bahan Pustaka di Perpustakaan Dearah Kabupaten Tulungagung

Ananda Dwi Lestari

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestari, Ananda Dwi. 2016. Sistem Pengatalogan Bahan Pustaka di Perpustakaan Dearah Kabupaten Tulungagung. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd, (II) Moh. Safii, S.Kom., M.Hum.

 

Kata Kunci: pengatalogan, bahan pustaka, perpustakaan daerah, INLISlite versi 2, MARC 21.

 

Pengatalogan merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengolahan bahan pustaka. Pengatalogan bahan pustaka berfungsi untuk memudahkan pemustaka dalam penelusuran informasi bahan pustaka yang diinginkan. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai sistem pengatalogan bahan pustaka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung.

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup sistem pengatalogan bahan pustaka dan kendala yang dihadapi Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung dalam pengatalogan bahan pustaka. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan bentuk verbal mengenai sistem pengatalogan bahan pustaka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah menggunakan wawancara semi terstruktur dan participant observation (observasi berperan serta). Analis data dimulai dengan cara menginterpretasikan data berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan dan wawancara dengan kajian pustaka yang ada.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh dua kesimpulan penelitian sebagai berikut. Pertama, mengenai sistem pengatalogan bahan pustaka. Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung dalam pengatalogan bahan pustaka menggunakan program aplikasi INLISlite versi 2 dengan aturan MARC 21. Dalam pengentrian data katalog banyak ruas minimal yang tidak diisi dan ada beberapa ruas yang diisi tidak sesuai dengan aturan pengatalogan sehingga banyak data koleksi yang tidak dientrikan secara lengkap. Hal ini mengakibatkan katalog OPAC tidak bisa digunakan oleh pemustaka dalam penelusuran informasi bahan pustaka dengan optimal. Kedua, kendala yang dihadapi Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung dalam melakukan pengatalogan bahan pustaka diantaranya: (a) ketidaktahuan dan ketidakpahaman pengatalogan, (b) ketidakmahiran mengoperasikan INLISlite versi 2, (c) keterbatasan jumlah pustakawan.