Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Stock Opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang

DIMAS ANDIKA PUTRA

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Dimas Andika. 2015. Implementasi Stock Opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang, Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Muakibatul Hasanah, Dr. M.Pd, dan (II) Moh. Asrukin, M Si.

 

Kata Kunci: implementasi, stock opname.

 

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan akan pentingnya dilakukan stock opname sebagai tuntutan pengembangan bahan pustaka yang ada di perpustakaan, mengingat, perpustakaan merupakan lembaga dinamis yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan stock opname diperpustakaan merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengembangan koleksi. Pengembangan koleksi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menjaga agar koleksi perpustakaan tetap mutakhir serta sesuai dengan kebutuhan pemustaka.

Tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan deskripsi implementasi stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Secara khusus tujuan Tugas Akhir ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Pertama, mendeskripsikan SOP (Standard Operating Procedures) stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang; kedua, mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang; dan ketiga, mendeskripsikan tindak lanjut hasil stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian pertama yaitu: SOP srock opname dengan sumber data berupa kajian dokument SOP. Sedangkan instrument yang digunakan berupa panduan studi dokumentasi, kedua, informasi pelaksanaan kegiatan stock opname dengan sumber data berupa Narasumber Wakil Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang. Karena itu, instrument yang digunakan berupa pedoman wawancara, dan ketiga, informasi tindak lanjut hasil stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang dengan sumber data adalah Narasumber Wakil Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang. Adapun instumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan teknik dokumentasi dengan instrumennya berupa pedoman wawancara dan panduan studi dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, SOP stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang yaitu sebagai berikut: (1) persiapan; (2) pelaksanaan; dan (3) pelaporan. Kedua, kegiatan stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang dilakukan setiap awal tahun. Pada bulan Januari 2015 perpustakaan UIN Maliki Malang ditutup sekitar tiga minggu dalam rangka melaksanakan kegiatan stock opname. Kegiatan yang dilakukan meliputi: penyiangan, dan penataan ulang. Penyiangan dilakukan karena terdapat banyak koleksi yang labelnya rusak, karena tingkat pemeliharaanya kurang dan tidak terupdate khususnya label yang berhubungan dengan komputer. Penataan ulang yang dilakukan baru pada tahap penambahan buku dan pergeseran rak. Kendala yang ditemui adalah penambahan rak, keterbatasan SDM, dan pengefisiensian waktu, ketiga, Pada saat kegiatan stock opname ditemukan beberapa buku diantaranya: buku rusak, dan buku kurang dari segi pemanfatan. Perpustakaan UIN Maliki Malang telah melakukan tindak lanjut hasil stock opname yakni, melakukan seleksi untuk mengetahui apakah buku masih layak digunakan atau tidak. Apabila buku tersebut masih layak, selanjutnya buku dikumpulkan dan dilakukan perbaikan dengan melihat dari tingkat kerusakan baik dari metadata maupun dari segi fisik buku. Buku yang sudah tidak uptodate dilakukan penyiangan/wedding.

Berdasarkan temuan dan pembahasan, diharapkan Perpustakaan UIN Maliki Malang dapat membenahi dalam hal sebagai berikut. Pertama, SOP stock opname seharusnya dibuatkan flowchart, hal itu akan lebih mudah dipahami oleh pustakawan. Dalam implementasinya SOP (Standar Operasional Prosedur) seharusnya tidak dijadikan satu dengan pengembangan koleksi. Kedua, pelaksanaan Kegiatan stock opname kedepannya harus lebih ditingkatkan lagi, hal itu dapat dilakukan dengan cara: (1) penambahan jumlah staf khususnya staf pustakawan, teknisi, dan staf shelving buku, (2) pada saat inventarisasi, laksanakanlah tiap kelompok atau bagian dengan cara teratur setiap hari, dan (3) inventarisasi berputar akan lancar dilaksanakan apabila administrasi dan pekerjaan teknik perpustakaan sudah sempurna. Ketiga, pelaksanaan tindak lanjut tentang buku yang rusak, sebaiknya mencegah sebelum kerusakan terjadi. Pencegahan dapat dilakukan melalui tiga kegiatan yaitu: (1) pelestarian, (2) pengawetan, dan (3) perbaikan.