Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI LASER 2.0 UNTUK PENGKATALOGAN DI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 3 MALANG

Hesty Magfiroh

Abstrak


ABSTRAK

 

Magfiroh, Hesty. 2015. Penerapan Teknologi Informasi LASer 2.0 untuk Pengatalogan di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang. Tugas Akhir, Progeam Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd, (II) Sokhibul Ansor, S.Sos, M.Hum

 

Kata Kunci: pengatalogan LASer 2.0, Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang.

 

Tujuan penulisan Tugas Akhir ini untuk: (a) mendeskripsikan penerapan teknologi informasi LASer 2.0 untuk pengkatalogan yang digunakan di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang; dan (b) menjelaskan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pengkatalogan koleksi menggunakan sistem LASer 2.0 di

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang. Data dalam penelitian ini adalah hasil pengatalogan bahan koleksi dengan menggunakan penerapan teknologi informasi LASer 2.0. Dalam pengumpulan data ini dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam melakukan analisi data adalah (1) menentukan objek yang akan diobservasi dalam pengatalogan menggunakan penerapan teknologi informasi LASer 2.0, dan (2) menguraikan proses pengatalogan satu persatu menggunakan penerapan teknologi informasi LASer 2.0.

Berdasarkan hasil pendeskripsian pengatalogan menggunakan penerapan teknologi informasi LASer 2.0, maka diperoleh dua kesimpulan: (1) pengatalogan menggunakan software LASer 2.0 ditemukan tidak kesesuaian dengan International Standart Bibliographic Description (ISBD), dan (2) terdapat hambatan-hambatan yang terjadi dalamproses pengatalogan menggunakan software LASer 2.0 adalah 1) sistem teknologi informasi LASer 2.0, antara lain adalah, a) tampilan field pengisian dalam LASer 2.0 terlalu sempit; b) belum terisinya semua field dalam pengatalogan dengan lengkap; c) terbatasnya jumlah field dalam menu KATALOGISASI pada LASer 2.0; d) terjadi kerusakan sistem saat proses pengatalogan terjadi dan hanya orang dari sistem teknologi informasi LASer 2.0 yang bisa memperbaikinya; 2) pustakawan, hambatan yang terjadi dalam segi pustakawan adalah kurang adanya pedoman pengatalogan di Perpustakaan SMK N 3 Malang. Kurangnya pedoman pengatalogan mengakibatkan katalog yang dihasilkan menjadi tidak sesuai dengan IFLA tentang International Standart Bibliographic Description (ISBD); 3) pemanfaatan katalog online oleh pemustak. Hambatan-hambatan yang terjadi dalam segi Pemanfaatan Katalog Online oleh pemustaka sebagai berikut, a) tidak terpakainya katalog online karena pengisian field pengatalogan tidak lengkap; b) fitur tampilan katalog online hasil dari pengolahan tidak sesuai dengan ISDB yang direkomendasikan IFLA.