Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Poltekkes di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang.

Ulfaa Isthuufia

Abstrak


ABSTRAK

 

Isthuufia, Ulfaa. 2014. Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Poltekkes di Perpustakaan PoltekkesKemenkes  Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra, Fakultas Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.

 

Kata kunci:perilakupencarian informasi, mahasiswa, perpustakaan

 

Kegiatan pencarian informasi dimulai saat mahasiswa memasuki ruang perpustakaan, mendatangi koleksi di rak, mencari koleksi yang sesuai dengan kebutuhan informasi, memilih buku yang relevan dengan kebutuhan, sampai dengan pemanfaatan informasi yang ada di dalam koleksi tersebut oleh mahasiswa.

Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk mengetahui kebutuhan informasi mahasiswa PoltekkesKemenkes Malang; mengetahui perilaku pencarian informasi mahasiswa di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang; mengetahui hambatan yang dialami mahasiswa selama pencarian informasi di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang.

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini dengan observasi dan wawancara. Data dalam pengumpulan dataini berupa kebutuhan informasi mahasiswa PoltekkesKemenkes Malang, perilaku pencarian informasi mahasiswa di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang, dan hambatan yang dialami mahasiswa selama pencarian informasi di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang. Responden dalam pengumpulan data ini adalah Mahasiswa PoltekkesKemenkes Malang yang berjumlah 20orang. Waktu wawancara dan observasi dilaksanakan pada bulan Maret 2013.

Berdasarkan hasil pengumpulan data kebutuhan informasi dibagi menjadi kebutuhan untuk melengkapi tugas perkuliahan sebagai syarat kelulusan dan untuk menyalurkan hobi membaca sebagai cara untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Pada tahap pencarian informasi yang dilakukan mahasiswa penulis menggunakan tahapan starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, dan ending. Starting, informan melakukan tahap dengan dua cara.Pertama, informan melakukan penentuan topik informasi yang dibutuhkan, setelah itu informan akan bertanya kepada dosen, pustakawan atau teman sejawat untuk mendapatkan literatur atau buku- yang relevan berkaitan dengan topik yang mereka butuhkan.Dosen atau teman informan akan menganjurkan untuk mencari sumber rujukan ke perpustakaan, dan pustakawan akan memberi informasi tentang lokasi buku itu. Kedua, informan melakukan penentuan topik yang akan dicari berdasarkan keinginan informasi saat itu, untuk memenuhi hasrat membacanya. Chaining,informan lebih banyak melakukan dengan cara mencari rujukkan dari daftar pustaka buku inti.  Ada beberapa informan tidak melakukan tahap chaining, karena informan sudah merasa cukup dengan buku sumber utama.Browsing,informan melakukan pencarian dengan cara turunsecara langsung ke rak koleksi yang tersedia di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang.Hal ini dilakukan karena di perpustakaan tidak memiliki alat bantu temu kembali informasi, berupa katalog. Susunan buku di rak hanya dikelompokkan berdasarkan jurusan yang ada di Poltekkes. Differentiating,mahasiswa melakukan kegiatan ini dengan membaca sekilas dari daftar isi buku, apakah topik yang dicari ada di dalam buku tersebut. Ada juga informan memiliki kriteria dengan melihat pengarang, penerbit,tahun terbitnya serta warna buku terlebih dahulu.Monitoring,yaitu tahap memantau dilakukan informan dengan cara membaca buku, jurnal, koran serta sumber informasi tercetak  maupun di internet. Extracting, informan memilih informasi yang dianggap relevan, kemudian mereka mencatat atau merangkum informasi tersebut ke catatan mereka. Tidak semua informan melakukan tahap ini dikarenakan mereka hanya ingin sekedar mengetahui informasi-informasi tersebut.Verifying,dengan melakukan pembacaan ulang dan pengeditan untuk memastikan bahwa informasi yang mereka catat telah benar-benar sesuai dengan  informasi yang mereka peroleh. Tahap akhir yaitu ending,menunjukkan semua informan  menggunakan informasi yang didapat untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka terhadap topik yang sedang mereka butuhkan serta untuk menambah pengetahuan dan wawasan mereka.Hambatan yang dialami mahasiswa selama pencarian informasi yaitu: (1) hambatan berasal dari individu yang dialami informan yaitu informan merasa kurang teliti dalam memilah buku yang sesuai dengan kebutuhannya, selain itu informan mengaku kurang memahami proses pencarian informasi yang benar sesuai dengan ketentuan di perpustakaan.; (2)hambatan yang berasal dari antar individu informan yang mengaku buku yang mereka cari sudah di pinjam oleh orang; (3) hambatan yang berasal dari lingkungan informan mengaku jumlah buku yang sedikit, tatanan buku di rak perpustakaan kurang rapi, dankoleksi buku kurang uptodate.

Saran dalam penelitian ini yaitu: (1) koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan terbitannya harus dapat selaluter-uptodate atau terbitan-terbitan terbaru yang disesuaikan dengankebutuhan dari pengguna; (2) perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang hendaknya bekerjasama dengan perpustakaan lain dalam bentuk pinjam antar perpustakaan; (3)perpustakaan hendaknya menyediakan alat bantu kembali informasi seperti katalog, baik yang berbentuk kartu atau online;(4)hendaknya penataan koleksi di jajaran rak ditata menurut sistem klasifikasi Dewey secara berurutan; (5)mahasiswa pun juga butuh bekal berupa pendidikan pemakai perpustakaan (user education). Pelaksanaan pendidikan pemakai perpustakaan dapat dilakukan melalui ceramah penyampaian materi danwisata perpustakaan (tourlibrary).