Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Teknis Bidang Pengolahan Bahan Pustaka Pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang.

Achmad Nizam Rifqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Rifqi, Achmad Nizam. 2013. Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Teknis Bidang Pengolahan Bahan Pustaka Pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo Hs, M. Pd, (II) Drs. Moh. Asrukin, M.Si.

 

Kata Kunci: standar operasional prosedur (SOP), layanan teknis, pengolahan bahan pustaka, perpustakaan pusat UIN Maliki Malang.

 

Perpustakaan merupakan pusat penyedia informasi yang multi fungsi, sehingga ia dikenal sebagai unit pelayanan informasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara luas karena perpustakaan memang terikat dalam tatanan masyarakat yang luas. Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang merupakan salah satu perpustakaan perguruan tinggi negeri islam di kota malang, di mana perpustakaan tersebut juga berperan dan mempunyai tugas dalam memberikan jasa layanan informasi pada civitas akademika baik dari dalam maupun luar UIN Maliki Malang.

Di dalam memberikan layanan kepada pengguna perpustakaan yaitu pemustaka Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang menerapkan suatu standar kerja yang atau yang biasa disebut dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Penerapan SOP merupakan wujud implementasi perpustakaan terhadap Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008. SOP diterapkan pada berbagai bidang layanan yang ada di perpustakaan, namun pada penulisan ini di bahas mengenai penerapannya pada layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang.

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui tiga hal yaitu: (1) model SOP yang diterapkan pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang, (2) penerapan SOP layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang, (3) kendala yang terjadi di dalam penerapan SOP layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang.

Penulisan ini didasarkan pada kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang telah dilakukan penulis mulai tanggal 3 Januari 2013 sampai dengan tanggal 9 Maret 2013 di Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Data-data diperoleh dari hasil laporan Praktik Kerja Lapangan dan wawancara kepada pihak perpustakaan, terutama pada tim penyusun dan pengembang SOP.

SOP layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang terdapat 9 modul SOP yang meliputi: 1) pengkatalogan buku, 2) pengolahan tugas akhir cetak dan  digital, 3) pengolahan koleksi CD/DVD-ROM, 4) pengolahan surat kabar dan majalah, 5) pengolahan jurnal ilmiah cetak, 6) pemasangan tatle tape, 7) pemasangan RFID tag, 8) pembuatan, penempelan call number, barcode dan penyampulan buku serta 9) perbaikan buku (preservasi dan konservasi).  

Mengenai penerapan SOP sendiri tentunya juga terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut antara lain 1) masalah pegawai baru baik itu dari proses rotasi mapun memang adanya penambahan, di mana para pegawa tersebut tentu belum mengetahui akan SOP perpustakaan, 2) masalah human eror, yaitu di sini mungkin dikarenakan ada masalah tertentu sehingga pegawai menjadi jenuh dan tidak bersemangat di dalam bekerja sehingga sering terjadi kesalahan akibat tidak memperhatikan dan melalaikan prosedur di dalam pengolahan bahan pustaka.

Untuk pemecahan masalah yang dapat diambil dari permasalahan tersebut  antara lain, pertama mengenai masalah dengan adanya pegawai baru pihak perpustakaan harus mengupayakan adanya suatu sosialisasi akan SOP kepada mereka yang belum mengetahui. Pelaksanaan dari sosialisasi tersebut tidak hanya dilakukan jika ada SOP yang baru, akan tetapi hendaknya dilakukan setiap ada pegawai perpustakaan yang baru baik itu melalui proses rotasi atau memang adanya penambahan pegawai.

Kedua, masalah human eror di sini menyebabkan mereka merasa jenuh dan tidak bersemangat di dalam bekerja maka dari itu pimpinan harus berupaya guna menumbuhkan suatu motivasi kepada mereka.  Motivasi tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan etos kerja dari para pegawai tersebut. Sehingga di dalam melakukan suatu pekerjaan mereka akan berhati-hati dan teliti, serta slalu berpedoman pada SOP terutama bagi mereka yang bekerja pada bidang pengolahan bahan pustaka.