Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kompetensi Temu Kembali Informasi Pustakawan Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang

Aulia Dwi Fitriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitriani, Aulia Dwi. 2013. Kompetensi Temu Kembali Informasi Pustakawan Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Tugas Akhir, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd (II) Drs. Darmono, M.Si

 

Kata Kunci: kompetensi pustakawan, Perpustakaan Umum, Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, temu kembali informasi

 

Perpustakaan Umum mempunyai peran dan tanggung jawab yang semakin luas dalam upaya meningkatkan ketersediaan informasi bagi masyarakat. Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang merupakan layanan publik dan sumber informasi yang besar bagi masyarakat Kota Malang. Temu kembali informasi bagi pengguna merupakan faktor yang penting dalam menemukan kembali informasi yang cepat dan tepat sesuai dengan yang diinginkan. Pustakawan merupakan tenaga fungsional yang paling tepat dalam mengatasi persoalan mengenai temu kembali informasi bagi pengguna perpustakaan. Oleh karena itu, pustakawan harus memiliki sikap yang kreatif dan terampil serta memiliki pengetahuan yang luas untuk bisa menjawab persoalan tadi.  

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pustakawan Perpustakaan Umum dalam mengelola informasi dalam temu kembali informasi. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pustakawan dalam temu kembali informasi yang ada di dalam Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang,

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pustakawan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, observasi berperan serta dan menyebarkan kuesioner  kepada pengunjung sebagai responden dalam penelitian.

Berdasarkan analisis data diperoleh beberapa kesimpulan, yaitu: (1) kompetensi pustakawan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang sudah bisa dikategorikan baik, adapun kompetensi yang dimiliki oleh pustakawan tersebut bisa dilihat dari jenjang pendidikan, sikap/attitude, dan keterampilan/skill, (2) teknik temu kembali informasi yang sering digunakan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang adalah melalui penelusuran dengan mesin OPAC sehingga membantu mempermudah pencarian bahan pustaka, (3) masalah yang sering dihadapi pustakawan terkait temu kembali informasi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang adalah tidak ditemukannya bahan pustaka pada tempat dimana bahan pustaka itu seharusnya berada, (4) alternatif pemecahan masalah dalam temu kembali informasi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang yang bisa dipertimbangkan yaitu pengelola perpustakaan bisa mengkaji ulang mengenai cara kerja mesin OPAC, (5) pemecahan masalah yang diambil dalam temu kembali informasi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang yaitu pengelola perpustakaan harus sering mengupdate informasi di OPAC dan memanggil programmer apabila diperlukan.

Bertolak dari kesimpulan di atas dapat disampaikan saran sebagai berikut: (1) kompetensi pustakawan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang sudah cukup baik, namun perlu lebih ditingkatkan lagi dengan selalu mengikuti berbagai seminar/lokakarya di bidang perpustakaan dalam meningkatkan pengetahuan dan menambah motivasi untuk berkreativitas, (2) teknik temu kembali informasi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang tidak hanya mengandalkan pada kerja mesin OPAC, namun pelayanan yang diberikan oleh pustakawan juga perlu ditingkatkan lagi, (3) untuk berbagai masalah dalam temu kembali informasi bisa dijadikan pembelajaran dalam meningkatkan pelayanan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, (4) untuk alternatif pemecahan masalah dalam temu kembali informasi perlu dipertimbangkan oleh Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang sebagai masukan untuk ke depannya, (5) untuk pemecahan masalah yang penulis tawarkan bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam meningkatkan kerja mesin OPAC dan pelayanan temu kembali informasi.