SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Survei Perkembangan Dasar Anak Berdasarkan Denver Developmental Screening Tes DDST II Di PAUD KARTIKASARI Dusun Purwodadi Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

saiful As’ari

Abstrak


ABSTRAK

 

As’ari, Saiful. 2010. Survei Perkembangan Dasar Anak Berdasarkan  Denver Developmental Screening Tes DDST II Di PAUD KARTIKASARI  Dusun  Purwodadi Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani & Kesehatan FIK Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lokananta Teguh HW, M.Kes (II) dr. Hartati Eko Wardani, M.Si.Med.

 

Kata Kunci: perkembangan, keterampilan, anak.

Perkembangan dasar anak merupakan salah satu untuk membentuk karakter seorang anak. Tujuan Penelitian secara umum adalah untuk mengetahui tingkat perkembangan keterampilan dasar  anak di Dusun Purwodadi Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Sedangkan secara khusus untuk mengetahui 4 sektor yang tercakup didalam perkembangan anak yaitu personal sosial, motorik halus, bahasa dan motorik kasar.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kuantitatif. Adapun analisis penelitian yang dipakai adalah analisis dengan menggunakan patokan standart klasifikasi kriteria DDST II. Dalam patokan standart klasifikasi  kriteria DDST II ada 3 kriteria hasil pengelompokan yaitu abnormal, normal dan meragukan. Untuk memudahkan untuk dalam menganalisis data maka maka penelitian menggunakan analisis data secara manual.

Berdasarkan perhitungan dengan mengunakan patokan standart klasifikasi DDST II ada keterlambatan pada anak Paud Kartikasari Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Hasil analisa data diperoleh bahwa sebagian besar perkembangan dasar anak yang berjumlah 16 anak ada beberapa yang mengalami keterlambatan yaitu jumlah 7 (43,75%) anak dalam segi personal sosial, kemudian 5 anak (31,25% )  kecil mengalami keterlambatan dalam motorik halusnya,  anak sebanyak 11 anak (68,75%) yang mengalami  keterlambatan bahasa dan ada 5 anak  (31,25%) mengalami keterlambatan motorik kasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 16 responden, sejumlah 7 responden  (43,75%)  megalami abnormalitas, sejumlah 6 anak (37,50%) mengalami perkembangan normal dan sebanyak 3 anak (18,75%)  mengalami perkembangan yang meragukan.

Simpulannya, bahwa survei perkembangan dasar anak dengan menggunakan patokan standart kriteria DDST II di Paud Kartikasari Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar hanya (37,50%) anak mengalami perkembangan dasar yang normal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar lebih banyak memberikan masukan-masukan informasi tentang pelaksanaan pendidikan anak usia dini dan dari penelitian yang telah dilakukan maka dapat dilakukan penelitian lebih lanjut pada ruang ligkup yang lebih luas yaitu bisa ruang lingkup Kecamatan sampai tingkat Kabupaten.