SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Kemenarikan Pembelajaran Bola Basket Pada Peserta didik Kelas X NKPI 2 SMK N 2 TUREN (Kelautan)

Hafiz Muhammad Nurdiyat Harahap

Abstrak


RINGKASAN

Hafiz, Muhammad. 2019. Meningkatkan Kemenarikan Pembelajaran Bola Basket Dengan Metode Team Games Tournaments (TGT) Peserta Didik Kelas X NKPI 2 SMK Negeri 2 TUREN (KELAUTAN). Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Mu’arifin, M.Pd.

Kata Kunci: kemenarikan pembelajaran, bola basket, kooperatif model TGT

Kurangnya perhatian peserta didik terhadap pembelajaran, kesiapan guru dalam pembelajaran, membuat kurangnya antusias peserta didik dalam pembelajaran bola basket yang dimana 80% dari 25 peserta didik terlihat tidak memperhatikan pembelajaran membuat tujuan pembelajaran yang diinginkan tidak tercapai.  

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kegiatan belajar dan pembelajaran di SMK N 2 Turen menggunakan pendekatan kooperatif model TGT dan mengembangkan metode pembelajaran pendidikan jasmani. Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran bola basket mengunakan pendekatan kooperatif model TGT. Melalui pembelajaran kooperatif model TGT ini, peserta didik melakukan pembelajaran bola basket dalam bentuk permainan dan perlombaan. Hal ini penting mengingat tidak semua peserta didik senang pembelajaran olahraga bola basket. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus. 

Hasil penelitian menujukan bahwa kemenarikan pembelajaran mengunakan pendekatan kooperatif model TGT pada peserta didik SMK N 2 Turen mengalami peningkatan. Hasil tindakan siklus 1 dari

1) perhatian dalam pembelajaran sebesar 59,84%,

2) senang dalam melakukan tugas gerak sebesar 60,00%,

3) keinginan lebih atau motivasi sebesar 57,62%,

4) ketekunan dalam belajar sebesar 56,51%.

Hasil tindakan siklus 2 dari

1) perhatian dalam pembelajaran sebesar 84,53%,

2) senang dalam melakukan tugas gerak sebesar 83,33%,

3.) keinginan lebih atau motivasi sebesar 84,40%,

4) ketekunan dalam belajar sebesar 83,20%.

Berdasarkan hasil penelitian ini secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran dengan pendekatan kooperatif model TGT dapat meningkatkan kemenarikan pembelajaran bola basket peserta didik kelas X di SMK N 2 Turen.