SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UpayaMeningkatkanPembelajaranLariJarakPendekDenganMenggunakanPendekatanBermainPadaSiswaKelas VII-E di SMP Kartika IV-9 Malang

MUSA AL-ASY'ARY ASTSAQAFY

Abstrak


Kata Kunci: Pendekatan Bermain, Hasil Belajar, Gerak Dasar Lari Jarak Pendek

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan terhadap 32 peserta didik kelas VII-E SMP Kartika IV-9 Malang, diperoleh hasil keterampilan lari jarak pendek sebagai berikut: jumlah skor muncul pada tiap item dalam tes psikomotorik lari jarak pendek pada teknik start pada aba-aba “bersedia” berjumlah 12 atau 37,50% termasuk kategori kurang, pada aba-aba “siap” berjumlah 13 atau 40,63% termasuk kategori kurang, dan pada aba-aba “ya” berjumlah 16 atau 50% termasuk kategori cukup, Kemudian skor muncul pada teknik berlari berjumlah 9 atau 28,13% termasuk kategori kurang dan teknik memasuki finish berjumlah 8 atau 25% termasuk kategori kurang.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar gerak dasar lari jarak pendek.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu:

(1) perencanaan,

(2) pelaksanaan,

(3) pengamatan,

(4) refleksi.

Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-E SMP Kartika IV-9 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, catatan lapangan, dan wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan bermain terbukti mampu meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan (jumlah muncul) peserta didik dalam melakukan tes psikomotorik setelah diberi tindakan siklus 1 yaitu aba-aba “bersedia” 21 peserta didik atau 65,63%, aba-aba “siap” 22 peserta didik atau 68,75%, aba-aba “ya” 26 peserta didik 81%, teknik berlari 18 peserta didik 56,25%, teknik memasuki finish 16 peserta didik atau 50%. Pada siklus 2 hasil belajar psikomotorik juga mengalami peningkatan yaitu dengan jumlah keberhasilan (muncul) aba-aba bersedia 29 peserta didik atau 90,63%, aba-aba siap dari 30 peserta didik atau 93,75%, aba-aba ya31 peserta didik atau 97%, teknik berlari dari 29 peserta didik atau 90,63%, teknik memasuki finish 28 peserta didik atau 88%, dan peningkatan juga terjadi pada aspek kognitif dan afektif.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah melalui pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil belajar gerak dasar lari jarak pendek pada peserta didik kelas VII-E SMP Kartika IV-9 Malang.

Saran dari peneliti berdasarkan hasil penelitian yaitu:

1) dalam perekrutan tenaga pendidik sesuai bidang yang dibutuhkan serta menggali pengetahuan calon pendidik supaya kualitas pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran,

2) untuk guru, selalu menentukan dan memilih jenis pendekatan, variasi, dan metode untuk menciptakan pembelajaran yang efektif untuk dan hasil belajar yang baik,

 

3) pendekatan bermain diharapkan memberi pengalaman belajar bagi siswa.