SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom dan Self Efficacy Terhadap Hasil Belajar Pemahaman dan Penerapan Konsep Hidrologi.

Retno Kinteki

Abstrak


ABSTRAK

 

Kinteki, Retno. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom dan Self Efficacy Terhadap Hasil Belajar Pemahaman dan Penerapan Konsep Hidrologi. Disertasi, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Punaji Setyosari, M.Pd., M.Ed., (2) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., (3) Saida Ulfa, ST, M.Sc, Ph.D.

 

Kata Kunci:  model pembelajaran flipped classroom, self efficacy, pemahaman konsep hidrologi, penerapan konsep hidrologi.

Model pembelajaran flipped classroom merupakan model pembelajaran terkini dan berbasis komputer yang memiliki banyak keunggulan. Keberhasilan penerapan model pembelajaran flipped classroom tergantung pada karakteristik pebelajar terutama kepercayaan diri dalam mengikuti pembelajaran. Mata kuliah Hidrologi merupakan salah satu mata kuliah yang dalam pembelajarannya membutuhkan sarana teknologi informasi. Pada penelitian ini, model pembelajaran flipped classroom diuji keunggulannya pada matakuliah Hidrologi mahasiswa Progran Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. 

Penelitian ini bertujuan: (1) Menguji perbedaan pemahaman konsep hidrologi pada mahasiswa yang belajar menggunakan model flipped classroom dan konvensional, (2) Menguji perbedaan penerapan konsep hidrologi pada mahasiswa yang belajar menggunakan model flipped classroom dan konvensional, (3) Menguji perbedaan pemahaman konsep hidrologi pada mahasiswa yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah, (4) Menguji perbedaan penerapan konsep hidrologi pada mahasiswa yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah, (5) Menguji interaksi antara model flipped classroom dan self efficacy terhadap pemahaman konsep hidrologi, dan (6) Menguji interaksi  antara model flipped classroom dan self efficacy terhadap penerapan konsep hidrologi.

Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 3 program Studi Pendidikan Geografi yang mengambil mata kuliah Hidrologi. Jumlah kelas paralel pendidikan geografi sebanyak 4 kelas. Dalam penelitian ini dipilih 2 kelas yaitu 1 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan secara random (random sampling)  berdasarkan kesetaraan kemampuan akademik mahasiswa, yang diukur berdasarkan nilai indeks prestasi semester 2. Pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dilaksanakan sebanyak 6 kali pertemuan, dengan materi konsep hidrologi, hujan, penguapan, dan sungai. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh variabel bebas (independent variable) dan variabel moderator terhadap varaibel terikat (dependent variable). Variabel independen dalam penelitian ini adalah model flipped classroom, variabel dependen adalah hasil belajar pemahaman konsep dan penerapan konsep hidrologi, dan variabel moderator adalah self efficacy. Analisis data hubungan dan interaksi antar variabel menggunakan Uji Manova.

Penelitian ini memperoleh hasil: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep hidrologi antara mahasiswa yang diajar dengan model flipped classroom dan konvensional; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan dalam penerapan konsep hidrologi antara mahasiswa yang diajar dengan model flipped classroom dan konvensional; hal ini disebabkan dengan model flipped classroom, mahasiswa memiliki kesiapan belajar di kelas lebih baik, sehingga hasil belajarnya menjadi lebih baik,  (3) Terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep hidrologi antara mahasiswa yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah, (4) Terdapat perbedaan yang signifikan dalam penerapan konsep hidrologi antara mahasiswa yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah; hal ini disebabkan pada mahasiswa yang memiliki self efficacy tinggi lebih percaya diri dalam belajar dengan model flipped classroom yang menggunakan teknologi informasi, (5) Tidak terdapat interaksi antara model flipped classroom dan self efficacy terhadap hasil belajar kemampuan pemahaman konsep hidrologi, Hal ini berarti  secara bersama-sama model flipped classroom dan self efficacy tidak berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep hidrologi, dan (6) Terdapat interaksi antara model flipped classroom dan self efficacy terhadap hasil belajar penerapan konsep hidrologi; hal ini berarti bahwa secara bersama-sama model flipped classroom dan self efficacy berpengaruh terhadap kemampuan penerapan konsep hidrologi.