SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pelaksanaan Waktu Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMK Negeri 03 Malang

Dewi Noratika

Abstrak


ABSTRAK

 

Noratika, Dewi. 2019. Pelaksanaan Waktu Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMK Negeri 03 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan JasmanidanKesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd.

 

Kata Kunci: pelaksanaan waktu belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan

Proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup haruslah sesuai dengan pedoman pembelajaran serta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Peneliti menemukan masalah yaitu terdapat kurangnya kesesuaian alokasi waktu yang digunakan saat pembelajaran. Alokasi waktu yang digunakan dalam pembelajaran PJOK yang telah diobservasi adalah kurang sesuainya alokasi waktu yang direncanakan, dikarenakan peserta didik yang terlambat masuk kelas, waktu perjalanan menuju lapangan, serta menyiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan.Rata-rata dari ketiga pembelajaran yang di observasi, pembelajaran dimulai setelah 20 menit dari jam pertama berlangsung dan berakibat pada  kurang maksimalnya materi pada setiap tahapan, terutama dalam bagian inti dan penutup yang cenderung mengalami penurunan waktu.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas waktu pembelajaran PJOK yang dilakukan di SMK Negeri 03 Malang.

Penelitian ini termasuk dalam penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuntitatif dan kualitatif sebagai proses analisis data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi melalui pengamatan proses pembelajaran PJOK yang dilakukan oleh guru. Subjek penelitian yang digunakan adalah sembilan kelas pembelajaran PJOK oleh tiga guru berbeda di SMK Negeri 03 Malang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase waktu kegiatan pembelajaran oleh guru PJOK di SMKN 03 Malang pada kelas X sebesar 79,3 menit dengan persentase 88% dan pada kelas XII sebesar 119 menit dengan persentase 88% termasuk dalam kategori sangat baik. Ditinjau berdasarkan tahapan pelaksanaan waktu belajar PJOK di SMKN 03 Malang masih tergolong kurang efektif dengan persentase pembelajaran kelas X pada kegiatan pendahuluan adalah 18% dengan waktu 15,98 menit, kegiatan inti 60% dengan waktu 53,97 menit, dan kegiatan penutup 10% dengan waktu 9,35 menit, sedangkan untuk persentase pembelajaran kelas XII pada kegiatan pendahuluan adalah 16% dengan waktu 22,17 menit, kegiatan inti 63% dengan waktu 85,22 menit, dan kegiatan penutup 9% dengan waktu 11,57 menit.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan waktu belajar PJOK di SMKN 03 Malang dari sembilan kelas pembelajaran oleh tiga guru termasuk dalam kategori sangat baik akan tetapi masih kurang efektif dalam setiap tahapan pembelajarannya.

 

SUMMARY

 

Noratika, Dewi. 2019. The Implementation of Sport and Health Physical Education Learning Time in Public High School 03 Malang. Essay, Sport and Health Physical Education Departement, Faculty of Sport Science, Malang State University. Mentor: (1) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd.

 

Keyword:the implementation of sport and health physical education learning time

The learning process of sports and health physical education which consist of preliminary, core, and closing activities must be in accordance with the learning guidelines and plan for implementing learning. The researcher found a problem that is there is a lack of compatibility of the time allocation used during learning. The allocation of time used in learning sport and health physical  education that has been observed is a lack of conformity to the planned time allocation, because students who are late in class, trevel time to the field, and prepare the facilities and infrastructure to be used The average of the three observed studies, learning begin after 20 minutes from the first hour takes place and result in less material at each stage, especially in the core and closing parts which tend to decrease in time.

The purpose of this study was to determine the effectiveness of sport and health physical education learning time in Public High School 03 Malang.

The research is included in evaluative research using quantitative and qualitative descriptive approaches as a process of analyzing the data obtained. Data collection techniques were  carried out by observation through observation of the sports and health physical education learning process carried out by the teacher. The research subjects used were nine sports and health physical education learning classes by three different taechers at Public High School 03 Malang.

The results showed that the average percentage of learning activities by sports and health physical education teachers in SMKN 03 Malang in class X amounted to 79,3 minutes with a percentage of 88% and in clas XII amounting to 119 minutes with a percentage of 88% included in the very good category. Based on the stages of implementation of sport and health physical education learning time in SMKN 03 Malang is still classified as less effective with the percentage of learning class X in the preliminary activity is 18% with a time of 15,98 minutes, 60% core activities with 53,97 minutes time, and activities cover 10% with 9,35 menit, while for the percentage of learning class XII in the preliminary activity is 16% with a time of 22,17 minutes, core activities 63% with a time of 85,22 minutes, and closing activities 9% with a time of 11,57 minute.

Based on the results of the study it can be concluded that the implementation of sports and health physical education learning time in SMKN 03 Malang of the nine learning classes by three teachers is included in the excellent category but is still less effective in each stage of learning.