SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH METODEPEMBELAJARAN BAGIAN-KESELURUHAN DAN KESELURUHAN-BAGIAN-KESELURUHAN TERHADAP SERVIS KAKI PERMAINAN BOLA VOLI GANDU LEVEL II SISWA KELAS VIII B SMPN 21 KOTA MALANG

Doni dwi janarko

Abstrak


ABSTRAK

 

Janarko, Doni Dwi. 2019. Perbandingan Pengaruh Metode Pembelajaran Bagian-Keseluruhan dan Keseluruhan-Bagian-Keseluruhan terhadap Keterampilan Servis Kaki Permainan Bolavoli Gandu Level II Siswa Kelas VIII B SMPN 21 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Asim, M. Pd.

 

Kata Kunci: bolavoli gandu level II, servis kaki bolavoli gandu level II

Permainan bolavoli gandu adalah permainan memvoli bola yang diciptakan untuk meningkatkan kebugaran jasmani peserta didik dan merupakan inovasi atau pengembangan dari olahraga bolavoli dan sepak takraw, dimana peserta didik dapat memainkan bola dengan memvoli bola menggunakan bagian tubuh yang memungkinkan serta diperbolehkan bola memantul terlebih dahulu. Servis kaki merupakan keterampilan dasar dalam permainan bolavoli gandu level II yang harus dikuasai dan berasal dari perpaduan antara sepak takraw dengan bolavoli.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode pembelajaran bagian-keseluruhan dan metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan terhadap hasil belajar servis kaki peserta didik kelas VIII B SMPN 21 Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, dengan rancangan two group pretest posttest design. Variabel bebas yaitu metode pembelajaran bagian-keseluruhan dan metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan, variabel terikat yaitu servis kaki bolavoli gandu level II. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII B SMPN 21 Kota Malang yang berjumlah 36.

Berdasarkan uji anava satu arah (One Way Anova) dengan α = 0,05, dengan hasil sebagai berikut: (1) kelompok metode pembelajaran bagian-keseluruhan diperoleh sig0,00 < 0,05, maka terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar servis kaki dengan metode pembelajaran bagian-keseluruhan, (2) kelompok metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan diperoleh sig 0,00 < 0,05, maka terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar servis kaki dengan metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan,(3)kemudian dari uji hipotesis data metode pembelajaran bagian-keseluruhan dan metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan diperoleh sig  0,580 > 0,05, maka dapat diketahui ada perbedaan rata-rata antara metode pembelajaran bagian-keseluruhan dengan metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan terhadap hasil belajar servis kaki. metode pembelajaran bagian-keseluruhan lebih baik pada rata-rata hasil belajar servis metode pembelajaran keseluruhan-bagian-keseluruhan.

Berdasarkan simpulan hasil penelitian, maka metode pembelajaran bagian-keseluruhan disarankan untuk dapat dijadikan metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan servis kaki pada peserta didik kelas VIII B SMPN 21 Kota Malang.