SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PengaruhKebiasaanMerokokTerhadap TingkatKesegaranJasmaniPesertaEkstrakurikuler Futsal Putra SMA Negeri 1 KepanjenTahun 2018

DIKI ARIS EKA KURNIADI

Abstrak


RINGKASAN

Diki, Aris Eka Kurniadi.  2019. Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Tingkat Kesegaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Futsal Putra SMA Negeri 1 Kepanjen Tahun 2018. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd dan Febrita P Heynoek, S.Pd, M.Pd

 

Kata Kunci: kebiasaan merokok, kebugaran jasmani, ekstrakurikuler futsal

Daya tahan kebugaran jasmani yang dimiliki oleh masing-masing orang berbeda. Kondisi daya tahan kebugaran jasmani juga dipengaruhi oleh faktor lain yaitu seseorang yang memiliki kebiasaan merokok dan tidak merokok. Oleh sebab itu, penulis ingin mengetahui pengaruh kebiasaan merokoko terhadap tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler yang perokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Kepanjen Kab. Malang

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler futsal yang memiliki kebiasaan merokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Kepanjen. Penelitian ini didukung oleh teori-teori yang sesuai dengan penelitian.

Rancangandalampenelitianinimenggunakandua variabel yaitu variabel bebas kebiasaan merokok dan variabel terikat tes kebugaran jasmanisubjek yang ditelitiberjumlah21siswa.Instrumen yang digunakanberupatesdanpengukuranmenggunakanangket kuisioner menggunakan skala Likert dan dilakukan tes kebugaran jasmani. Data yang diperoleh di analisismenggunakan uji normalitas data  dengan teknik Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas varians dengan teknik One way Annova. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesismengguanakan uji t.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan perbedaan daya tahan kebugaran jasmani bagi peserta ekstrakurikuler yang memilik kebiasaan merokok dan tidak merokok.diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 antara variabel independen kebiasaan merokok dan variabel dependen tingkat kebugaran jasmani. Sebagaimana dasar pengambilan keputusan apabila nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H diterima yang berarti terdapat pengaruh variabel independen kebiasaan merokok terhadap variabel dependen tingkat kebugaran jasmani dan terdapat perbedaan antara tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler yang perokok dan bukan perokok.

 

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan daya tahan kebugaran jasmani pada peserta ekstrakurikuler futsal yang memiliki kebiasaan merokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Kepanjen. Saran bagi peserta ekstrakurikuler yang perokok untuk mengurangi dan/atau menghentikan kebiasaan merokok. Sedangkan untuk peserta ekstrakurikuler yang bukan perokok diharapkan untuk tidak mencoba mengkonsumsi rokok.