SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANAK USIA 7-12 TAHUN DATARAN RENDAH DI SDN 1 BANTUR KABUPATEN MALANG

Devia Dwi Ningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Seiring berkembangnya zaman, dunia digital mulai menguasai wilayah pertumbuhan dan perkembangan anak. Dunia modern yang berkembang begitu pesat mempengaruhi gaya hidup masyarakat saat ini, salah satunya anak – anak. Hasil survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia tahun 2017 menunjukkan bahwa 75.50% usia 13-18 tahun, 74.23% usia 19-34 tahun, 44.06% usia 35-54 tahun, dan 15.72% diatas 54 tahun dari total populasi penduduk Indonesia yaitu 262 juta orang. Rata-rata anak mengakses internet 10 jam per hari untuk bermain sosial media. Dampaknya anak menjadi malas untuk bergerak dan mata menjadi tidak sehat karena terlalu banyak terkena radiasi dari gadget atau laptop. Observasi awal yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa waktu yang digunakan untuk aktivitas jasmani di sekolah kurang efektif.

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan kebugaran jasmani siswa usia 7-12 tahun dataran rendah di SDN 1 Bantur beralamatkan jalan Raya Bantur Dusun Krajan, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Penelitian ini menggunakan metode survey dan menggunakan pendekatan Cross-Sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 135 anak mencakup siswa dan siswi kelas 1-6 dengan rincian kelas 1 sebanyak 25 siswa, kelas 2 sebanyak 26 siswa, kelas 3 sebanyak 18 siswa, kelas 4 sebanyak 23 siswa, kelas 5 sebanyak 21 siswa, dan kelas 6 sebanyak 22 siswa. Data yang diambil menggunakan serangkaian tes menurut LTAD (Long Term Athlete Development) usia 7-12 tahun yang di dalamnya terdapat 5 butir tes yaitu: (1) Shuttle Run Test, (2) Stork Standing balance test, (3) Lempar Tangkap Bola, (4) Lari 30 meter, dan (5) Sit and reach test. Data yang ada kemudian dikelompokkan dalam norma yang telah ditetapkan kemudian penghitungan statistik menggunakan non parametrik dengan uji Kruskall-Wallis dan UjiMann-Whitney.

Berdasarkan hasil analisis Kruskall-Wallis pada taraf signifikansi 0,05, diperoleh hasil 0,00 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata tingkat kebugaran jasmani siswa. Pada uji Mann-Whitney diperoleh hasil: a) Kelas 1-2 .000   0.05 (terdapat perbedaan) b) Kelas 2-3 .981 > 0.05 (tidak terdapat perbedaan)  c) Kelas 3-4 .002   0.05 (terdapat perbedaan) d) Kelas 4-5 .603 > 0.05 (tidak terdapat perbedaan)  e) Kelas 5-6 .008   0.05 (terdapat perbedaan).