SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Survei Metode Latihan Kumite Untuk Meningkatkan Prestasi Pada Siswa Sma Immanuel Batu

niken yunita

Abstrak


ABSTRAK

 

Kata kunci: karate, latihan kumite, peningkatan prestasi.

Karate adalah seni beladiri dengan tangan kosong, dan merupakan perpaduan tendangan dengan pukulan yang terencana dalam upaya mengenai titik kelemahan lawan. Salah satu keterampilan yang digunakan saat bertanding dalam karate adalah kumite. Dari hasil observasi awal didapatkan data dari pelatih yang menyatakan bahwa latihan yang digunakan adalah program latihan instan karena lebih banyak melihatkan hasil latihan yang sangat pesat.

Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui prestasi ekstrakurikuler karate SMA Immanuel Batu, 2) untuk mengetahui pendapat siswa tentang metode latihan yang digunakan di ekstrakurikuler SMA Immanuel Batu, dan 3) Untuk mengetahui prestasi latihan kumite siswa di ekstrakurikuler SMA Immanuel Batu.

Metode penelitian dalam rancangan ini menggunakan penelitian metode kuantitatif dan kualitatif. Pada penelitian ini dilakukan dengan 1 kali pertemuan dengan jumlah 22 siswa yang dilaksanakan di SMA Immanuel Batu.

Hasil penelitian menunjukkan lebih senang dengan cara latihan yang diberikan oleh pelatihn sebanyak 80,31% menjawab “Sangat Setuju”, selain itu siswa juga ada yang memilih jawaban “Setuju” sebanyak 13,92%, ada juga yang memilih “Ragu-ragu” sebanyak 3,31% dan selain itu juga siswa juga ada yang memilih “Tidak Setuju” sebanyak 2,09%,  sedangan yang memilih “Sangat Tidak Setuju” sebanyak 0,28%. Pada saat memlakukan sparingkumite peneliti juga mendapatkan data yang menunjukkan bahwa sparing pertama memperoleh point 0-3 dinyatakan yang menang “Biru”. Selain itu, saat sparing kedua memperoleh point 1-2 dinyatakan pemenangnya “Biru”. Pada sparing ke 3 memperoleh point 2-1 dinyatakan yang menang “Merah”. Sedangkan sparing keempat memperoleh point 1-4 dengan pemenang “Biru”. Pada sparing  kelima memperoleh point 0-2 dengan pemenang “Biru”. Sedangkan sparing keenam memperoleh point 1-2 dengan pemenang “Biru”. Dari jumlah keseluruhan dapat dinyatakan sebagai pemenang paling banyak di bagian “Biru”.

Sehingga hasil dari data di atas dapat disebutkan bahwa  siswa ekstrakurikuler karate di SMA Immanuel telah mampu untuk melakukan kumite dengan benar dan baik karena dapat dilihat dari perolehan point yang diperoleh saat sparing dengan lawannya.