SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ABSTRAStudi Komparatif Tingkat Kecepatan Lari Sprint 40 Meter Pelajar Putra Usia 11 Tahun Berdasarkan Ketinggian Wilayah Di Malang Raya

bagus sandy nugroho

Abstrak


ABSTRAK

 

Nugroho Sandy B. 2017. Studi Komparatif Tingkat Kecepatan Lari Sprint 40 Meter Pelajar Putra Usia 11 Tahun Berdasarkan Ketinggian Wilayah Di Malang Raya. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Asim, M.Pd. (II) Drs. Oni Bagus Jamuarto, M.Kes.

 

Kata Kunci: Tingkat Kecepatan Lari Sprint 40 meter, pelajar putra usia 11 tahun, di dataran rendah, dataran sedang, dataran tinggi.

 

            Lari merupakan salah satu gerak dasar manusia yang sering dilakukan pada kehidupan sehari-hari. Kecepatan juga di butuhkan dalam berlari, karena dengan kecepatan dapat membuat kita sampai tujuan lebih cepat. Dalam tes TKJI lari juga di pergunakan untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani seseorang. Tentu setiap individu yang tinggal di dataran rendah, sedang, dan tinggi memliki tingkat kecepatan lari sprint yang berbea-beda, Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut “Bagaimana perbedaan kecepatan lari sprint pelajar putra usia 11 tahun yang tinggal di dataran rendah, sedang, dan tinggi?”.

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecepatan lari sprint 40 meter anak usia 11 putra yang tinggal di dataran rendah, sedang, dan tinggi.

            Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes lari sprint 40 meter versi TKJI 2010. Variable terikat berupa keceptatan lari sprint 40 meter pelajar putra usia 11 tahun dan variable bebas berupa tempat tinggal di dataran rendah (SDN Sitiarjo 01, SDN Sitiarjo 03, SDN Sitiarjo 05), dataran sedang (SDN Druju 01, SDN Druju 02, SN Druju 04),  dan dataran tinggi (SDN Beji 01, SDN Punten 01SDN Oro-Oro Ombo 02). Penelitian ini menggunakan analisis ata anava satu arah dan uji lanjut menggunakan uji tukey, dengan taraf signifikan α = 0,05.

            Berdasarkan hasil perhitungan uji Anova Satu Arah mengguna program IBM SPSS menjelaskan bahwa nilai signifikan  kurang dari α