SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

bukusakupembelajaran, model senam lantai gerakan meroda, SMP Negeri 3 Trenggalek.

Fajar inzan fahruddin

Abstrak


ABSTRAK

 

Fakhruddin, Fajar Inzan. 2015. Pengembangan Buku Saku Pembelajaran Model Senam Lantai Gerakan Meroda Pada Siswa Di SMP Negeri 3 Trenggalek. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S. Pd M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S. Or M. Pd.

 

Kata Kunci: buku saku pembelajaran, model senam lantai gerakan meroda, SMP Negeri 3 Trenggalek.

Ketersediaan bahan ajar yang belum sesuai dengan kebutuhan menyebabkan kurang maksimalnya pembelajaran penjaskes di SMP Negeri 3Trenggalek. Hasil persentase penyebaran angket kepada siswa menunjukkan 58% siswa merasa kurang memahami materi yang diberikan oleh guru, 71,6% siswa merasa kurang hafal jika diminta untuk mengulangi gerakan secara mandiri dan cukup sering menemui kesulitan mengenai materi gerak yang telah diajarkan oleh guru, 59% siswa merasa sangat perlu diciptakan sebuah produk buku saku penunjang belajar materi gerak senam lantai meroda. Selain itu, dari data pertanyaan essay, 63% merasa belajar akan lebih mudah jika ada sebuah penunjang belajar berupa gambar gerak meroda yang dikemas dalam bentuk buku saku.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan produk buku saku pembelajaran senam lantai, mendiskripsikan uji coba produk buku saku pembelajaran model senam lantai gerakan meroda untuk siswa kelas VII SMP Negeri 3 Trenggalek.

Prosedur penelitian(Research and Development)dari Borg&Gall yang terdiri dari 10 langkah. Tetapi penelit imenggunakan 7 langkah yang diambil dari Ardhana (2009:9) tahapan-tahapan sebagai berikut (1) analisis kebutuhan, (2) produkawal, (3) tinjauan ahli, (4) uji coba kelompok kecil, (5) revisi produk awal, (6) uji coba kelompok besar, (7) revisi produk akhir. Subjek coba pada penelitian ini adalah 3 ahli pembelajaran, 3 ahli media, 8 siswa uji coba kelompok kecildan 30 siswa uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan persentase. Data yang bersifat kualitatif dianalisis dan dipertimbangkan sebagai bahan revisi produk, sedangkan data kuantitatif dari uji kelayakan produk dianalisis dengan rumus dan persentase.

Hasil penelitian dan pengembangan inidapat disimpulkan sebagai berikut, berdasarkan penilaian ahli pembelajaran menunjukkan buku saku pembelajaran layak digunakan sebagai bahan ajar siswa dengan persentase 86,8%, penilaian ahli media menunjukkan buku saku pembelajaran layak digunakan sebagai bahan ajar siswa dengan persentase 88,8%, berdasarkan uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase 85,9%, sedangkan berdasarkan uji coba kelompok besar menunjukkan persentase 83,6%bahwa produk yang dihasilkan layak digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran penjaskes di sekolah.

Kajian yang telah direvisi oleh beberapa ahli berupa buku saku produk yang telah dihasilkan maka hasil pengembangan ini hanya ditujukan pada anak SMP Negeri 3 Trenggalek. Saran pemanfaatan produk ini dapat digunakan sebagai panduan atau referensi guru untuk mengajar.