SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemberian Latihan Barrier hops dan Juggling terhadap Ketepatan Shooting Bola pada Siswa di Sekolah Sepak Bola Tumpang Usia 14-15 Tahun

Mahendra aditiya pradana

Abstrak


Aditya, Mahendra. Pengaruh Pemberian Latihan Barrier hops dan Juggling terhadap Ketepatan Shooting Bola pada Siswa di Sekolah Sepak Bola Tumpang Usia 14-15 Tahun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd (II) Febrita P. Heynoek, S.Pd, M.Pd

Kata Kunci: Barrier hops, Juggling, latihan konvensional, shooting.

Sepak bola adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 orang,  masing-masing tim mempertahankan sebuah gawang dan mencoba memasukkan bola ke gawang lawan. Salah satu teknik dasar yang penting untuk mencetak gol adalah shooting. Saat peneliti melakukan pengamatan di sekolah sepak bola Tumpang Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang menunjukkan adanya suatu masalah yaitu kurangnya keterampilan dasar shooting daripada keterampilan dasar yang lain. Hal tersebut di karenakan kecepatan dan arah tendangan  bola yang tidak memiliki power saat melakukan shooting. Dari data hasil tes awal  menunjukkan bahwa dari 22 siswa, diketahui 10 siswa (40%) dapat melakukan shooting dengan benar, sedangkan 12 siswa (60%) kurang benar atau tidak ada kekuatan dan arah bola melenceng saat melakukan shooting, untuk itu perlu adanya latihan yang tepat untuk meningkatkan prestasi shooting.

  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan barrier hops dan juggling terhadap ketepatan menentukan arah shooting bola pada siswa di sekolah sepakbola Tumpang usia 14-15 tahun.

Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen matching pretest-postest group design dengan menggunakan sampel penelitian 22 orang, pada sekolah sepak bola Tumpang usia 14-15 tahun. Sampel dibagi dalam dua kelompok, kelompok eksperimen latihan barrier hops dan juggling berjumlah 11 orang dan kelompok kontrol berupa latihan konvensional berjumlah 11 orang.

Uji t-test menghasilkan t-hitung 26,078 sedangkan t-tabel dengan df22  adalah 1,717. Karena t-hitung > t-tabel dan probabilitas p value < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat pengaruh latihan barrier hops dan juggling terhadap hasil shooting  pada  kelompok eksperimen. Uji t-test menghasilkan t-hitung 3,750 sedangkan t-tabel dengan df22  adalah 1,717. Karena t-hitung > t-tabel dan probabilitas p value < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat pengaruh latihan konvensional terhadap  hasil shooting. Uji t-test menghasilkan t-hitung 15,446  sedangkan t-tabel dengan df22  adalah 1,717. Karena t-hitung > t-tabel dan probabilitas p value < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat pengaruh kedua latihan tersebut, tetapi melihat mean kedua latihan tersebut eksperimen memiliki mean 9,18 dan latihan konvensional 1,36 sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan barrier hops dan juggling lebih baik dalam meningkatkan ketepatan shooting bola di sekolah sepakbola Tumpang usia 14-15 tahun.

 

Simpulan dalam penelitian ini adalah latihan barrier hops dan juggling serta latihan konvensional dapat digunakan untuk meningkatkan ketepatan shooting.Akan tetapi,  latihan barrier hops dan juggling lebih memiliki pengaruh yang signifikan dibanding latihan konvensional.