SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model LatihanTentang Teknik Dasar Dribbling Bolabasket dengan Media VCD padaKegiatanEkstrakurikuler di SMA Negeri 2 Batu

Bagus Eko Prasetyo

Abstrak


Dribbling adalah salah satu teknik dasar bola basket yang pertama diperkenalkan kepada para pemula, karena ketrampilan in sangat penting bagi setiap pemain yang terlibat dalam pertandingan bola basket. Permasalahan yang timbul dari hasil analisis kebutuhan kepada 37 peserta kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Batu yaitu kurangnya antusias peserta kegiatan pada saat latihan teknik dasar dribbling dikarenakan model latihan dan variasi latihannya kurang menarik.Serta tidak adanya media pembelajaran yang bisa mempermudah latihan dribbling, sehingga peserta kegiatan merasa bosan. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan model latihan dribbling bolabasket dengan media VCD.

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan latihan teknik dasar bola basket yaitu dribbling pada kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Batu. Pengembangan model latihan dengan media VCDdiberikan agar peserta kegiatan lebih menguasai dan lebih mudah mempelajari teknik dasar dribbling.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan konseptual Mukhadis. Merujukpada model penelitiandanpengembangan yang digunakanberupa model konseptual, maka langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini mengacu pendapat dari Borg & Gall. Sepuluh langkah pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall, peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah yang meliputi: (1) analisis kebutuhan, (2) pembuatan rancangan produk awal, (3) validasi produk ke ahli, (4) uji coba I (kelompok kecil), (5) revisi produk, (6) uji coba II (kelompok besar), (7) revisi produk akhir.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan produk termasuk dalam kategori valid dengan persentase 79% pada uji coba kelompok kecil dengan 7 peserta kegiatan dan persentase 82% pada uji coba kelompok besar dengan 30 peserta kegiatan, yang berarti pengembangan model latihan dribbling bola basket dengan media VCD layak dan tepat sebagai produk yang telahteruji.

 

Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan bahwa produk model latihan dribbling bola basket dapat digunakan sebagai media yang tepat dan layak untuk peserta kegiatan ekstrakurikuler. Saran pengembangan model latihan dribbling bola basket ini bisa meningkatkan teknik dasar dribbling dan diharapkan dapat menunjang prestasi setiap peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 2 Batu.