SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Distributed Practice Terhadap Keterampilan Passing Bawah Bagi Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 10 Malang.

Candra Junianto

Abstrak


ABSTRAK

Junianto, Candra. 2016. Pengaruh Latihan Distributed Practice Terhadap Keterampilan Passing Bawah Bagi Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd. (II) Drs. Sugiyanto, M.Pd.

Kata Kunci: permainan bolavoli, distributed practice, passing bawah bolavoli.

Permainan bolavoli adalah permainan yang menggunakan sebuah bola yang dimainkan oleh dua regu yang saling bertanding untuk berusaha mendapatkan skor tertentu agar bisa memenangkan permainan. Berdasarkan hasil temuan kesenjangan pada kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 10 Malang kebutuhan akan adanya metode latihan distributed practice dapat memberikan pengaruh terhadap keterampilan passing bawah bolavoli bagi peserta.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh latihan distributed practice terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. (2) Pengaruh latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. (3) Perbedaan pengaruh antara latihan distributed practice dan latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen (Pretest Posttest Control Group Design). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Teknik pembagian kelompok menggunakan teknik ordinal matching pairing. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes keterampilan passing bawah bolavoli dari AAHPERD. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa teknik analisis paired sample t test dan uji varians satu jalur (ANOVA).

Berdasarakan hasil uji hipotesis dapat diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh pada latihan distributed practice terhadap keterampilan passing bawah peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang dengan menghasilkan thitung sebesar (-24,694) dan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. (2) Terdapat pengaruh pada latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang dengan menghasilkan thitung sebesar (-17,804) dan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. (3) Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara latihan distributed practice dan latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang dengan menghasilkan Fhitung sebesar 0,349 dengan nilai signifikasi 0,562 > 0,05. Tetapi jika dilihat dari skor rata-rata (mean) dan persentase peningkatan latihan distributed practice lebih baik pengaruhnya dengan memiliki persentase sebesar 42,5% daripada latihan konvensional dengan memiliki persentase sebesar 26,2% terhadap keterampilan passing bawah bagi peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang.

Berdasarkan hasil perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latihan distributed practice memiliki pengaruh yang lebih baik daripada penerapan metode latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah bagi peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Oleh sebab itu, disarankan kepada pelatih ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 10 Malang untuk dapat menerapkan metode latihan distributed practice untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bolavoli dikarenakan metode latihan tersebut memiliki pengaruh yang lebih baik daripada metode latihan konvensional.