SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBANDINGAN PENGARUH GAYA MENGAJAR LATIHAN DENGAN GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA KELAS X SMAN 1 SRENGAT

Hendrik Mega Yuwana

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

ABSTRAK

Mega Yuwana, Hendrik. 2016 Studi Perbandingan Pengaruh Gaya Mengajar Latihan dengan Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran Teknik dasar Sepakbola kelas X SMAN 1 Srengat. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Asim, M.Pd, (II) Dr. Eko Hariyanto, S.Pd, M.Pd.

Kata Kunci: Pembelajaran, Gaya Mengajar Latihan, Gaya Mengajar Resiprokal, Keaktifan Siswa.

Konsep pembelajaran dari Mosston membagi peran yang spesifik antara guru dan siswa. Pembelajaran dibagi menjadi 3 tahap yaitu pre-impact, impact dan post-impact. Tujuan pembelajaran untuk siswa yaitu mengembangkan 4 ranah yaitu kognitif, afektif, fisik, psikomotor. Untuk itu siswa dituntut aktif dalam pembelajaran. Selain kemampuan mengajar, guru dituntut untuk bisa memilih metode mengajar yang relevan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengkaji perbandingan pengaruh gaya mengajar latihan dengan gaya mengajar resiprokal terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran teknik dasar sepakbola kelas X SMAN 1 Srengat.

Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen rancangan pretest dan posttest dengan pemilahan kelompok yang diacak. Populasi sebanyak 494 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampling claster, yang menghasilkan kelas X.J sebagai kelompok eksperimen gaya mengajar latihan dan kelas X.I sebagai kelompok gaya mengajar resiprokal. Sampel penelitian sebanyak 72 siswa kelas X SMAN 1 Srengat. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah form observasi keaktifan siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis varians satu jalur.

Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan yaitu: (1) gaya mengajar latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran teknik dasar sepakbola SMAN 1 Srengat (F hitung = 58.87 > F tabel 3,98), (2) gaya mengajar resiprokal memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran teknik dasar sepakbola SMAN 1 Srengat (F hitung = 69,43 > F tabel 3,98), (3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara gaya mengajar latihan dengan gaya mengajar resiprokal terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran teknik dasar sepakbola SMAN 1 Srengat (F hitung = 4,52 > F tabel 3,98).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar resiprokal memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding gaya mengajar latihan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran teknik dasar sepakbola SMAN 1 Srengat. Saran yang dapat diberikan kepada guru Pendidikan Jasmani di SMAN 1 Srengat, hendaknya menggunakan gaya mengajar resiprokal untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran teknik dasar sepakbola.