SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Teknik Belaan Belati Pencak Silat Dalam Bentuk Video untuk Siswa Tingkat Sabuk Jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun

Karyono Saputro

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputro, Karyono. 2015. Pengembangan Teknik Belaan Belati Pencak Silat Dalam Bentuk Video untuk Siswa Tingkat Sabuk Jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd. (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: teknikbelaanbelati, pencaksilat, siswatingkatsabukjambon

 

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti terhadap siswa tingkat sabuk jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun pada tanggal 15Maret  2015, teknik belaan belati pernah diberikan tapi dalam penyampaiannya hanya dengan demontrasi oleh pelatih dan waktu yang digunakan sangat sedikit, sehingga siswa kurang memahami materi teknik belaan belati.

Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) kepada 40 siswa tingkat sabuk jambon dan 1 pelatih PSHT Ranting Dolopo Madiun, mendapatkan hasil sebagai berikut: 1) 82,5% siswa menyatakan sangat sulit dalam mempelajari teknik belaan belati, 2) 92,5% siswa menyatakan sangat perlu adanya pengembangan teknik belaan belati, 3) 100% siswa dan pelatih menjawab teknik belaan belati lebih setuju menggunakan video. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti mencoba memecahkan masalah dengan mengembangkan teknik belaan belati pencak silat untuk siswa tingkat sabuk jambon  Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting DolopoMadiun yang dikemas dalam bentuk video.

Penelitian ini bertujuan untuk membantu dan mempermudah siswa dalam melakukan teknik belaan belati dalam pencak silat yaitu dengan mengembangkan teknik belaan belati dalam bentuk video.

Penelitian yang dilaksanakan pada siswa tingkat sabuk jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun ini termasuk penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall (1983:775) yaitu:  1) analisis kebutuhan, 2) pembuatan rancangan produk, 3) evaluasi para ahli, 4) revisi dari evaluasi para ahli, 5) uji coba kelompok kecil, 6) uji coba kelompok besar, 7) hasil akhir.

Hasil pengembangan teknik belaan belati pencak silat dalam bentuk video untuk siswa tingkat sabuk jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Dolopo Madiun diperoleh data sebagai berikut: 1) hasil evaluasi ahli pencaksilat yaitu 75-100%  2) hasil evaluasi ahli media yaitu 75-100%, 3) hasil uji coba kelompok kecil yaitu 77,7-92,5%, 4) hasil uji coba kelompok besar yaitu 79,1-97,5%. Sehingga teknik belaan belati pencak silat dalam bentuk video untuk siswa tingkat sabuk jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Dolopo Madiun dapat digunakan.

Dari hasil tersebut diharapkan teknik belaan belati pencak silat dalam bentuk video untuk siswa tingkat sabuk jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Dolopo Madiun ini bias menjadi alternatif pelatihan agar proses latihan lebih menarik, bervariasi dan bermanfaat untuk siswa.