SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Kombinasi Chestpass Dengan Underring Shoot Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket Di SMPN 21 Kota Malang

Huda Gumilang Syah

Abstrak


ABSTRAK

 

Syah, Huda Gumilang. 2015. Pengembangan Model Latihan Kombinasi Chestpass dengan Underring Shoot pada Kegiatan Ekstrakurikuler Bola basket di SMPN 21 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Latihan kombinasi, chestpass dan underring shoot

 

Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan diketahui 100% atau 34 siswaSMPN 21 Kota Malang senang bermain bola basket. 76,4% atau 26 siswa kurang bias melakukan chestpass dengan baik dan masih membutuhkan latihan lagi. 79,4% atau 27 siswa merasa kesulitan melakukan teknik dasar chestpass dan underring shoot. 85,2% atau 29 siswa menjawab latihan kombinasi chestpass dan underring shoot dapat membantu mengurangi kejenuhan saat latihan. 88,2% siswa menginginkan model latihan kombinasi chestpass dengan underring shoot. Pelatih ekstrakurikuler juga sangat setuju jika diadakan pengembangan model latihan tersebut di SMPN 21 Kota Malang.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan model latihan kombinasi chestpass dengan underring shoot. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam latihan agar siswa lebih antusias dan bersemangat dalam latihan.

Dalam penelitian ini, peneliti mengacu pada model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775). Namun menurut Ardhana “setiap pengembang tentu saja dapat memilih dan menentukan langkah-langkah yang paling tepat bagi dirinya berdasarkan kondisi khusus yang dihadapinya dalam proses pengembangan”. langkah-langkah yang dilakukan peneliti adalah: (1) Melakukan analisis kebutuhan(2)Membuat produk awal (3) Validasi ahli (4) Uji coba kelompok kecil (5) Revisi produk (6) Uji coba kelompok besar (7) Revisi produk berdasarkan uji coba lapangan (8) Produk akhir berupa model latihan kombinasi chestpass dengan underring shoot pada ektrakurikuler bola basket di SMPN 21 Kota Malang yang dikemas dalam bentuk video.

Model latihan ini dikembangkan melalui saran dan evaluasi para ahli serta uji coba lapangan, yaitu 1 ahli bola basket, 1 ahli kepelatihan bola basket dan 1 ahli Media. Hasil uji coba kelompok kecil yaitu 75-95,8% dan uji coba kelompok besar 86,6-95%. Itu berarti produk yang dibuat masuk dalam kategori baik sekali dan model latihan kombinasi chestpass dengan underring shoot layak dan bias digunakan oleh siswa serta pelatih di ekstrakurikuler bola basket di SMPN 21 Kota Malang.

Kesimpulan dan saran penelitian ini yaitu: (1) Hasil akhir dari penelitian dan pengembangan ini adalah model latihan teknik dasar chespass dengan underring shoot (2) Pengembangan model latihan ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar chestpass dan underring shoot (3) Model latihan kombinasi chestpass dan underring shoot dikemas dalam bentuk video (4) Saran untuk penelitian lebih lanjut agar sasaran penelitian tidak terbatas pada satu sekolah yaitu SMPN 21 Kota Malang saja tapi juga sekolah-sekolah lain.