SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Lay Up Kiri untuk Ekstrakurikuler Bolabasket SMK Negeri 2 Malang

misrandi Wijaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijaya, Misrandi. 2015. Pengembangan Model Latihan Lay Up Kiri untuk Ekstrakurikuler Bolabasket SMK Negeri 2 Malang . Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs.Oni Bagus Januarto, M.Kes, (2) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: pengembangan, latihan, lay up, bolabasket

Berdasarkan observasi pada saat kegiatan ekstrakurikuler bolabasket pada bulan November 2014 ditemukan berbagai macam kekurangan dalam latihan antara lain: (1) pelatih hanya menggunakan satu model latihan lay up kiri atau masih menggunakan model biasa yang menurut peneliti kurang afektif, yaitu peserta berbaris di pinggir lapangan dan langsung dribbling  menuju ring kemudian melakukan lau up kiri (2) pelatih belum mempunyai model latihan lay up yang menarik dan bervariasi, (3) semua peserta ekstrakurikuler yang belum menguasai teknik lay up kiri letak kesalahannya pada langkah kaki dan pelepasan bola.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan lay up kiri bolabasket di ekstrakurikuler SMK N 2 Malang yang juga dilengkapi dengan buku panduan.Penelitian yang dilaksanakan di SMK N 2 Malang ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development) yang merujuk pada pendapat dari Borg & Gall (1983:775) yang hanya menggunakan sampai langkah ke-7. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket.

Dari hasil analisis kebutuhan untuk siswa diperoleh hasil antara lain 80% siswa sangat suka permainan bolabasket, sebanyak 83,33% siswa latihan dengan intensitas 2 jam, sebanyak 90% siswa latihan 3 kali dalam seminggu, sebanyak 90% siswa menyatakan sangat perlu belajar teknik dasar bolabasket, 90% siswa setuju dikembangkan model latihan lay up kiri bolabasket, 86,66% siswa kurang menguasai lay up kiri, 90% siswa sangat kesulitan melakukan lay up kiri, dan 90% siswa menyatakan sangat memerlukan pengembangan model latihan lay up kiri, 93,33% siswa menyatakan buku sebagai media pengembangan model latihan lay up kiri. Dari hasil analisis validasi bolabasket diperoleh hasil 82,81%, ahli kepelatihan bolabasket 82,81%, ahli media 72,22%  maka produk pengembangan model latihan lay up kiri bolabasket di ekstrakurikuler SMK N 2 Malang layak digunakan pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMK N 2 Malang. Dari hasil uji coba (kelompok kecil) dengan menggunakan 12 siswa diperoleh persentase 89,70%, dan pada uji lapangan (kelompok besar) dengan menggunakan 30 subjek diperoleh persentase sebesar 90,71%.

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa pengembangan model latihan lay up kiri bolabasket di ekstrakurikuler SMK N 2 Malang dapat digunakan. Saran-saran peneliti dalam pengembangan penelitian ini menuju ke arah lebih lanjut, sebagai berikut: (1) sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk yang dikembangkan ini, karena hasil pengembangan ini masih terbatas sampai tersusunnya sebuah produk saja, (2) untuk subjek penelitian diharapkan lebih luas, tidak hanya di SMK N 2 Malang saja, tetapi di sekolah-sekolah lain yang menyelenggarakan ektrakurikuler bolabasket.