SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BULUTANGKIS BERBASISE-LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA ADOBEFLASH PADA EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 2 BLITAR

rosaprilla shintia dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi, Rosaprilla. S. 2015. Pengembangan Pembelajaran Teknik Dasar Bulutangkis Berbasis E-learning Menggunakan Media Adobe Flash padaEkstrakurikuler di SMA Negeri 2 Blitar. Skripsi, Jurusan PendidikanJasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas NegeriMalang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M. Kes, (II) Dra. SriPurnami, M. Pd

 

Kata Kunci: multimedia interaktif, e-learning

Pembelajaran interaktif biasanya digunakan dalam suatu pembelajaran di dalam jam sekolah. Namun selain dapat digunakan pada jam sekolah multimedia interaktif ini juga dapat digunakan di luar jam sekolah seperti ekstrakurikuler. Selain itu pembelajaran multimedia interaktif dapat diakses di rumah. Menurut observasi dan analisis kebutuhan yang telah dilakukan peneliti kepada 12 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bulutangkisdan pelatih ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Blitar diperoleh data sebanyak 66,66% pelatih dalam memberikan penjelasan kurang jelas, sebanyak 100% siswa memilih media pembelajaran e-learning untuk membantu berlatih atau belajar tentang bulutangkis, dan sebanyak 58,33% siswa memilih pembelajaran e-learning dikembangkan dengan menggunakan adobe flash.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan pembelajaran teknik dasar bulutangkis berbasis e-learningmenggunakan media adobe flashpada ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Blitar yang dapat digunakan sebagai bahan acuan dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis.

Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan milik Borg and Gall yang disederhanakan karena adanya keterbatasan-keterbatasan yang ada. Instrumen pengumpulan data penelitian dan pengembangan ini berupa angket kuesioner. Angket kuesioner tersebut diberikan kepada ahli bulutangkis, ahli kepelatihan bulutangkis dan ahli media. Uji coba kelompok kecil dilakukan terhadap siswa di SMA Negeri 2 Blitar sebanyak 7 siswa putra dan putri yang dipilih secara acak, sedangkan uji kelompok besar dilakukan terhadap produk yang dikembangkan dengan menggunakan subjek uji coba 30 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 2 Blitar yang juga dipilih secara acak.

Hasil dari uji coba kelompok kecil adalahsangat valid dengan persentase 75,41%, maka produk ini dapat digunakan tanpa revisi. Sedangkan dari uji coba kelompok besar diperoleh hasil sangat valid dengan persentase 83,91% jadi produk ini dapat digunakan tanpa revisi.Sehingga media pembelajaran ekstrakurikuler bulutangkis berbasis e-learningmenggunakan media adobe flash ini layak dan dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran teknik dasar bulutangkis berbasis e-learning menggunakan media adobe flash pada ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Blitar.

Pada penelitian dan pengembangan ini hanya terbatas pada pengembangan produk. Maka peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian selanjutnya yang menguji keefektifan produk yang dikembangkan.