SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Sirkuit (Circuit training) dalam Permainan Futsal Pada Atlet BHS (Bina Harapan Setia) Kota Malang

Mohamad Ferry Robiansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Robiansyah, Mohamad Ferry. 2015. Pengembangan Model Latihan Sirkuit (Circuit training) dalam Permainan Futsal Pada Atlet BHS (Bina Harapan Setia) Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan,  Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd., M.Pd. (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd.

 

Kata Kunci : pengembangan, video model latihan sirkuit (circuit training), futsal.

 

Futsal adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola menggunakan anggota badan kecuali bagian tangan, namun bagian kaki berperan lebih besar dalam olahraga ini. Selain lima pemain utama, setiap tim memiliki pemain cadangan, dan tim yang paling banyak memasukkan bola ke gawang lawan dinyatakan sebagai pemenang. Dalam permainan futsal terdapat banyak variasi latihan salah satunya adalah latihan sirkuit atau circuit training adalah suatu bentuk latihan yang terdiri atas rangkaian latihan yang berurutan, dirancang untuk mengembangkan kebugaran fisik dan keterampilan yang berhubungan dengan suatu cabang olahraga. Dari hasil analisis kebutuhan diperoleh 83,4% pemain menyatakan sangat tertarik untuk melakukan latihan sirkuit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan sirkuit (circuit training) menggunakan media video audio visual untuk mempermudah atlet dalam melakukan latihan sirkuit (circuit training) dalam permainan futsal. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menambah variasi latihan di BHS (Bina Harapan Setia) Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan metode prosedural dari Borg dan Gall. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket. Angket diberikan kepada 1 ahli futsal, 1 ahli media, 1 ahli kepelatihan, 6 subjek dari uji kelompok kecil, dan 30 subjek dari uji kelompok besar di Bina Harapan Setia Kota Malang.

Berdasarkan hasil justifikasi dari ketiga ahli menyatakan bahwa secara keseluruhan sudah bagus, namun ada beberapa revisi dari ahli media, yaitu kualitas gambar pada model latihan 5 kurang jelas. Sedangkan dari ahli futsal dan kepelatihan pada model latihan 5, video latihan yang ditampilkan tidak lengkap. Untuk uji kelompok kecil dan besar diperoleh saran dari kelompok kecil, yaitu perubahan variasi latihan pada model 5 pos 1 dan diperoleh kriteria 88%. Sedangkan dalam uji kelompok besar diperoleh kriteria 87,87%, sehingga model latihan sirkuit (circuit training) dalam permainan futsal menggunakan media video latihan ini sangat baik dan dapat digunakan.

Untuk melakukan latihan futsal dibutuhkan model-model latihan yang bervariasi untuk meningkatkan keterampilan dalam bermain futsal. Dalam penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan untuk menggunakan subjek penelitian yang lebih luas, baik atlet maupun club yang digunakan sebagai kelompok uji coba.