SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Dengan Metode Bermain Pada Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Sumbersari II Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan

Mohammad Miftakhul Hafid

Abstrak


ABSTRAK

 

Hafid, Mohammad Miftakhul. 2015. Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Dengan  Metode Bermain Pada Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Sumbersari II Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd. Pembimbing: (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: Pembelajaran, Tolak peluru, Bermain.

 

Tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga yang diajarkan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani tingkat Sekolah Dasar. Permasalahan yang terjadi siswa kurang antusias di kegiatan pembelajaran, karena dalam bola tolak peluru standart dirasa terlalu berat oleh siswa. Maka diperlukan sarana bisa digunakan untuk mensiasatinya, sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan secara optimal. Hasil observasi awal, tingkat kesalahan pada sikap awal 65,7%, sikap melakukan 70,4%, dan sikap akhir 71,3%. Kesimpulannya 60% siswa melakukan kesalahan pada sikap awal, melakukan dan akhir, dikarenakan guru pendidikan jasmani kurang kreatif dalam pembelajaran, sedangkan siswa menginginkan model pembelajaran yang lebih bervariasi. Maka perlu ada peningkatan hasil pembelajaran agar siswa dapat mencapai standart minimal ketuntasan belajar yang telah ditentukan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan keterampilan tolak peluru menggunakan metode bermain pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Sumbersari II Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Rancangan penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan pembelajaran tolak peluru menggunakan metode bermain. Peneliti berkolaborasi dengan guru pendidikan jasmani dan kesehatan di Sekolah Dasar Negeri Sumbersari II Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan dalam merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus dan masing-masing siklus ada 3 pertemuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tolak peluru dengan metode bermain dapat meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya menyamping pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Sumbersari II, hasil dari masing-masing siklus adalah: 1) Hasil belajar siswa pada pertemuan pertama siklus I: (a) kebenaran menunjukkan sikap (afektif) sebesar 55,3% dan tingkat kesalahan menunjukkan sikap (afektif) sebesar 44,7%, (b) hasil belajar siswa pada pertemuan kedua siklus I, dalam kebenaran menunjukkan sikap (afektif ) sebesar 60,8% dan tingkat kesalahan menunjukkan sikap (afektif) sebesar 39,2%, (c) hasil belajar siswa pada ketiga pertama siklus I, dalam kebenaran menunjukkan sikap (afektif) sebesar 68,3% dan tingkat kesalahan menunjukkan sikap (afektif) sebesar 31,7%. 2) Hasil belajar siswa pada pertemuan pertama siklus II: (a) hasil belajar siswa pada pertemuan pertama siklus II, dalam kebenaran menunjukkan sikap (afektif) sebesar 78,6% dan tingkat kesalahan menunjukkan sikap (afektif) sebesar 21,4% (b) hasil belajar siswa pada pertemuan kedua siklus II, dalam kebenaran menunjukkan sikap (afektif) sebesar 62,8% dan tingkat kesalahan menunjukkan sikap (afektif) sebesar 37,2%: (c) hasil belajar siswa pada pertemuan ketiga siklus II, dalam kebenaran menunjukkan sikap (afektif) sebesar 94,7% dan tingkat kesalahan menunjukkan sikap (afektif) sebesar 5,3%.

Rata rata hasil pelaksanaan tindakan dari siklus I dan II ditunjukkan dari kebenaran menunjukkan sikap (afektif) dari pertemuan siklus I sebesar 61,48% ke pertemuan siklus II sebesar 79,07% mengalami peningkatan sebesar 17,59%, sedangkan tingkat kesalahan hasil belajar siswa dari pertemuan siklus I sebesar 38,52% ke pertemuan siklus II sebesar 20,93% mengalami penurunan sebesar 17,59%. Dari 1 dari 19 siswa yang dapat melakukan dengan benar meningkat menjadi 36 siswa, pada sikap menolak dari 12 siswa meningkat menjadi 32 siswa melakukanya dengan benar, dan sikap akhir dari 10 siswa menjadi 30 siswa yang melakukanya dengan benar. Keaktifan siswa dan kedisiplinan siswa mengalami peningkatan keaktifan dan kedisiplinan. Sehingga proses pembelajaran menjadi lancar dan hasilnya menjadi meningkat.

 

Kesimpulan dari penelitian adalah dengan menggunakan metode bermain dan modifikasi pada pembelajaran tolak peluru gaya menyamping dapat meningkat hasil belajar siswa. Peneliti menyarankan bagi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, metode bermain dapat dijadikan alternatif pilihan dalam pembelajaran tolak peluru gaya menyamping karena berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode bermain dapat meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya menyamping siswa IV di Sekolah Dasar Negeri Sumbersari II Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.