SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PENCAK SILAT BAGI SISWA EKSTRAKURIKULER NUR HARIAS SMK SALAHUDDIN MALANG

ASMARA ALMA PUTRA

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Asmara Alma. 2015. Pengembangan Pembelajaran Teknik Dasar Serangan Bagi Siswa Ekstrakurikuler Nur Harias SMK Salahuddin Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd (2) Kurniati Rahayuni, S.Psi. , M.Psi

 

Kata kunci: Pembelajaran, Teknik Dasar, Buku Panduan, Siswa Ekstrakurikuler.

 

Pencak silat adalah salah satu budaya bangsa Indonesia yang merupakan seni beladiri asli dari rumpun melayu, dan salah satunya adalah ikatan pencaksilat Nur Harias yang didirikan pada tanggal 7 Mei 1972 di Surabaya. Dalam pencak silat terdapat gerakan beladiri yang salah satunya adalah teknik dasar serangan yang berupa pukulan, tendangan, sapuan sirkel dan guntingan. Pencaksilat berkembang pesat sampai masuk kelingkungan sekolah, salah satunya di Ekstrakurikuler SMK Salahuddin Malang. Dalam latihan, teridentifikasi masalah bahwa belum ada buku panduan yang mendukung dan menjadi pedoman dalam latihan. Setelah dilakukan penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) mendapatkan hasil dari 14 siswa Ekstrakurikuler yang menyatakan 64,29% siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari teknik dasar serangan. 71,43% siswa kurang tertarik dengan penyajian materi teknik dasar serangan selama ini. Dan 85,71% siswa sangat membutuhkan buku panduan teknik dasar serangan. Maka, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk membuat Buku Panduan pembelajaran sebagai panduan dalam latihan teknik dasar serangan yang lebih mudah dan lebih dimengerti.

Metode yang digunakan penelitian ini adalah pengembangan yang terdiridari 3 langkah yaitu: (1) Melakukan Studi pendahuluan yang terdiri dari 3 langkah yaitu, studi kepustakaan, survei lapangan, dan penyusunan draf awal; (2) Melakukan uji coba pengembangan produk yang terdiri dari 2 langkah yaitu, uji coba terbatas dan uji coba lebih luas; (3)Pembuatan produk akhir.

Berdasarkan hasil evaluasi ahli pencaksilat diperoleh persentase 86,1%, ahli kepelatihan 90,2%, ahli media 77,3% dan uji tahap I (14 siswa) diperoleh persentase 86%, dan pada uji tahap II (30 siswa) diperoleh persentase 85,4% sehingga buku panduan materi teknik dasar serangan untuk siswa Ekstrakurikuler Nur Harias SMK Salahuddin Malang dapat digunakan.

Pengembangan pembelajaran teknik dasar pencaksilat dapat digunakan sebagai sumber belajar sehingga dapat membantu proses latihan untuk meningkatkan ketrampilan teknik dasar. Selain itu, dalam penyebar luasan produk ke sasaran lebih luas dan sebaiknya produk disesuaikan dengan kondisi sasaran yang ingin dituju baik isi maupun kemasan. Untuk subjek penelitian diharapkan lebih luas, tidak hanya di SMK Salahuddin, tapijuga di Sekolah yang lain maupun di Paguyuban pencaksilat Nur Harias cabang-cabang yang lain