SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Meroda dengan Menggunakan Metode Part-Whole pada Siswa Kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang

vilan argo panatas

Abstrak


ABSTRAK

 

Panatas, Vilan Argo. 2015. Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Meroda dengan Menggunakan Metode Part-Whole pada Siswa Kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang, Jurusan Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.

 

Kata Kunci: metode part-whole, efektivitas, meroda.

Senam lantai merupakan salah satu materi yang terdapat dalam mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Salah satu Kompetensi dasar kelas X yaitu mempraktikkan  rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama dan tanggungjawab. Materi senam lantai yang diajarkan pada siswa kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang yaitu meroda. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara di kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang diketahui bahwa kondisi atau realita guru pendidikan jasmani dalam materi senam lantai meroda dalam proses belajar mengajar kurang maksimal. Hal itu dikarenakan metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran menggunakan demonstrasi dan dril. Sehingga banyak siswa yang tidak dapat memahami dan mempraktikkan materi dari guru dengan baik. Oleh karena itu diperlukan metode yang dapat memudahkan siswa melakukan gerakan meroda. Dan metode yang dirasa tepat untuk masalah tersebut adalah dengan menerapkan metode part-whole.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran meroda dengan menggunakan metode part-whole pada siswa kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, pada setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang.

Pada siklus 1 didapat hasil keterampilan siswa yaitu pada indikator sikap awal sebanyak 29 siswa (96,66%) sudah melakukan gerakan dengan benar. Pada indikator saat melakukan yang benar sudah dilakukan oleh 16 siswa (53,33%). Pada indikator sikap akhir yang benar sudah dilakukan oleh  25 siswa (83,33%). Hasil siklus 2 diketahui siswa yang benar melakukan sikap awal sebanyak 30 siswa (100%) sehingga masuk kategori baik. Pada indikator saat melakukan yang benar sudah dilakukan oleh 26 siswa (86,66%) sehingga masuk kategori baik. Pada indikator sikap akhir yang benar sudah dilakukan oleh 28 siswa (93,33%) sehingga masuk kategori baik dan tidak perlu diadakan tindak lanjut pada siklus berikutnya.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah penerapan metode part-whole dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran meroda pada siswa kelas X RPL-1 SMK Negeri 5 Malang. Saran yang dapat diberikan yaitu: metode part-whole dapat diterapkan pada kelas yang mengalami permasalahan sama karena terbukti dapat meningkatkan keterampilan gerak siswa, penelitian tindakan kelas ini bisa dijadikan referensi bagi peneliti yang lain untuk meningkatkan gerakan meroda.