SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Variasi Lateral Cone Hops Terhadap Peningkatan Kemampuan Kelincahan Pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMA Negeri 2 Nganjuk

Ade Yudha Nugroho

Abstrak


ABSTRAK

 

Nugroho, Ade, Yudha. 2015. Pengaruh Latihan Variasi Lateral Cone Hops Terhadap Peningkatan Kemampuan Kelincahan Pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMA Negeri 2 Nganjuk. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd

 

Kata kunci: latihan lateral cone hops, kelincahan.

Latihan pliometrik merupakan salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan daya ledak, kekuatan, kecepatan dan kelincahan. Berdasarkan observasi dan pengamatan di ekstrakurikuler sepakbola SMAN 2 Nganjuk pada saat bertanding maupun pada latihan, peneliti menemukan bahwa kelincahan siswa masih terlihat kurang dan harus ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan kelincahan adalah dengan latihan lateral cone hops, yaitu salah satu jenis latihan pliometrik yang dapat digunakan untuk meningkatkan kelincahan, kecepatan, dan kekuatan otot tungkai.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengaruh latihan lateral cone hops terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler sepakbola.

Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 24 siswa ekstrakurikuler sepakbola SMAN 2 Nganjuk. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah tes kelincahan Illinois atau Illinois agility test. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah Analisis Varian (ANAVA) satu jalur.

Dari pengujian hipotesis hasil tes kenlicahan masing-masing kelompok telah dihitung  melalui uji anava menggunakan uji F, skor keterampilan tes awal dengan tes akhir kelompok latihan lateral cone hops diperoleh hasil yang signifikan yaitu, (Fh = 4,72 > Ft 0,05 = 4,30) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap perlakuan yang diberikan, kemudian kelompok konvensional diperoleh hasil yaitu, (Fh = 0,071 > Ft 0,05 = 4,30)  menunjukkan tidak adanya pengaruh terhadap latihan yang diberikan dari pelatih, dan selisih skor keterampilan tes akhir masing-masing kelompok diperoleh hasil yang signifikan yaitu, (Fh = 17,38 > Ft 0,05 = 4,30), disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok latihan lateral cone hops dengan kelompok konvensional.

Saran yang dapat diberikan kepada pelatih ekstrakurikuler sepakbola SMAN 2 Nganjuk, sebaiknya menggunakan latihan lateral cone hops sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan kelincahan, karena perolehan hasil penelitian yang telah dilakukan ternyata latihan lateral cone hops  memberikan pengaruh yang lebih baik daripada latihan konvensional terhadap peningkatan kelincahan siswa ekstrakurikuler sepakbola SMAN 2 Nganjuk.