SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pemberian Warming Up Masase Olahraga Sebagai Tambahan Pemanasan Pasif Terhadap Daya Tahan Cardiovascular Pemain Ekstrakurikuler Bolabasket di SMP Negeri 8 Malang.

Rizki Buwono

Abstrak


ABSTRAK

 

Buwono, Rizki. 2015. Pengaruh Pemberian Warming Up Masase Olahraga Sebagai Tambahan Pemanasan Pasif Terhadap Daya Tahan Cardiovascular Pemain Ekstrakurikuler Bolabasket di SMP Negeri 8 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Program Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Asim, M.Pd dan (II) Drs. Supriatna, M.Pd.

 

Kata Kunci: Bolabasket, daya tahan cardiovascular, pemanasan pasif, masase olahraga.

Bolabasket merupakan salah satu permainan terpopuler di Dunia. Dalam permainan bolabasket diperlukan keterampilan-keterampilan dasar dan olahraga tim mulai dari pemanasan, olah bola, mengumpan, menembak, taktik dan kerja sama tim. Olahraga ini termasuk olahraga gabungan antara aerobic dan anaerobic. Karena dalam permainan ini mempunyai tempo permainan yang cepat maka memerlukan daya tahan cardiovascular dan kondisi fisik yang baik agar dapat bermain bagus.

Untuk menyiapkan kondisi fisik salah satunya perlu dilakukan pemanasan pasif. Dalam melakukan pemanasan pasif dapat menggunakan masase olahraga. Peranan masase olahraga dalam pemanasan dapat membuka pembuluh darah sehingga darah mengalir lebih cepat sehingga jantung bisa berjalan dengan optimal, memperlancar distribusi energi ke dalam jaringan, sehingga kinerja jantung, paru-paru, dan peredaran darah serta menyiapkan kondisi fisik sebaik mungkin.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian masase olahraga sebagai pemanasan pasif. Penelitian ini adalah eksperimen sungguhan. Populasi penelitian adalah pemain ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 8 Malang sebanyak 30 pemain. Pengelompokan untuk kelas yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan teknik matching sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest posttest. Analisis data untuk melengkapi hipotesis digunakan uji Anava satu arah dengan taraf 0,05 sebelum dilakukan uji anava dilakukan uji normalitas dan homogenitas.

Hasil Analisis sebagai berikut : (1) Tambahan pemanasan pasif berupa masase olahraga berpengaruh terhadap daya tahan cardiovascular dengan rata-rata nilai untuk pretest 32,61 dan untuk posttest 35,47, (sig=0,000). Berdasarkan temuan tersebut diperoleh sig < 0,05 maka Ho ditolak. (2) Kelompok tanpa  perlakuan mempunyai rata-rata daya tahan untuk nilai pretest 32,00 dan untuk posttest 32,95, (sig=0,028). Berdasarkan temuan tersebut diperoleh sig > 0,05 maka Ho diterima. (3) Kelompok pemberian tambahan pemanasan pasif berupa masase olahraga mempunyai pengaruh lebih baik dengan nilai rata-rata tes akhir 35,47 dibandingkan dengan kelompok tanpa perlakuan dengan nilai rata-rata 32,95 dengan sig < 0,05.  

Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian pemanasan pasif berupa masase olahraga berpengaruh baik terhadap daya tahan cardiovascular dibandingkan kelompok tanpa pemberian pemanasan pasif.