SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN LATIHAN KOORDINASI GERAK DASAR SENAM ZUMBA BAGI MEMBER DI SANGGAR KEBUGARAN ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG (SKIK UM)

Mulyaning Novita Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Mulyaning N. 2015. Pengembangan Latihan Koordinasi Gerak Dasar Senam Zumba Bagi Member di Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (SKIK UM). Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, latihan koordinasi gerak dasar senam zumba, member Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Sebagian besar gerakan pada senam zumba adalah beragam variasi gerakan yang dipadukan menjadi satu. Gerakannya berasal dari gerakan senam aerobik yang dipadukan dengan berbagai gaya dansa seperti salsa, flamencco, reggaeton, saco dan masih banyak yang lainnya. Kesulitan untuk mengikuti gerakan akan berakibat tidak maksimalnya hasil latihan. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti pada tanggal 15 Januari 2015, melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) mendapatkan hasil dari 2 instruktur, keduanya menyatakan bahwa diperlukannya video latihan untuk member dikarenakan banyak dari member pemula yang belum mengetahui gerakan-gerakan dalam senam zumba.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan gerakan-gerakan koordinasi pada senam zumba dalam bentuk video. Diharapkan, pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam pembelajaran agar member lebih antusias dan senang dalam melakukan latihan senam zumba.

Peneliti menggunakan prosedur pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi model yang lebih sederhana yaitu: (1) melakukan penelitian dan pengumpulan data informasi dengan memberikan instrumen analisis kebutuhan kepada member dan instruktur di SKIK UM, (2) pembuatan rancangan produk awal video latihan koordinasi gerak dasar senam zumba, (3) evaluasi para ahli dengan kualifikasi yaitu, 1 orang ahli media, 1 orang ahli senam zumba, (4) revisi produk pertama, (5) uji coba kelompok kecil, (6) revisi produk kedua, (7) uji coba lapangan (kelompok besar) dengan mengujicobakan hasil revisi produk kedua; (8) revisi produk akhir (apabila ada masukan atau saran dari dan uji coba lapangan); (9) hasil akhir produk pengembangan.

Spesifikasi produk pengembangan video ini adalah menarik untuk dilakukan member, dengan musik yang bervariasi gerakan yang mudah dilakukan oleh member, serta bermanfaat untuk member. Dari beberapa tahap tersebut, video latihan koordinasi gerak senam zumba dapat disimpulkan bahwa diperoleh hasil dari uji kelompok kecil diperoleh hasil 87,05% terhadap 7 member dan dari uji kelompok besar diperoleh hasil 89,74%  terhadap 30 member sehingga produk pengembangan layak untuk digunakan untuk member SKIK UM.

Dalam menggunakan produk ini sebaiknya dilaksanakan seperti apa yang direncanakan. Hasil pengembangan ini hanya sampai tersusun sebuah produk, belum sampai pada tingkat efektivitas produk yang dikembangkan jadi sebaiknya dilanjutkan pada penelitian mengenai efektivitas produk yang dikembangkan.