SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

hubungan pola asuh orang tua dengan prokrastinasi akademik siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ngadirojo

ardhi nur sukmana putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Ardhi N.S. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Ngadirojo. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd.

 

Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Prokrastinasi Akademik.

Kemalasan merupakan hal yang sering muncul dan dialami oleh siswa dengan bentuk menunda-nunda dalam mengerjakan tugas akademik. Perilaku menunda-nunda dalam mengerjakan tugas akademik disebut dengan prokrastinasi akademik. Salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik anak adalah pola asuh orang tua. Pola asuh adalah aktifitas kompleks yang melibatkan perilaku spesifik yang bekerja secara individual dan bersama-sama untuk mempengaruhi anak. Pola asuh orang tua ada tiga macam yaitu pola asuh otoriter, demokratis dan permisif.

Tujuan penelitian ini (I) Untuk mengetahui pola asuh orang tua, (II) Untuk mengetahui tingkat prokrastiansi akademik, (III) Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan prokrastinasi akademik.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ngadirojo dengan sampel berjumlah 127 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari skala pola asuh orang tua dan skala prokrastinasi akademik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Analisa data yang digunakan adalah statistik deskriptif prosentase secara manual dan regresi berganda dengan menggunakan SPSS.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh orang tua siswa kecenderungannya adalah demokratis (69,3%). Kemudian prokrastinasi akademik cenderung pada kategori sedang dengan prosentase 52,7%. Dengan analisi regresi berganda diketahui nilai koefisien korelai sebesar 5,143 pada signifikansi 0,002 atau