SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengembangan pembelajaran Hosinsul dengan kombinasi tangkisan dan tendangan Taekwondo dari serangan bersenjata

donna novianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Bela diri penting untuk melindungi diri dari ancaman serangan fisik maupun bersenjata. Salah satu bela diri yang dapat digunakan dalam melindungi diri yaitu Taekwondo, bela diri tradisional dari Negara Korea. Dalam Taekwondo ada aspek latihan yang mengajarkan tentang cara melindungi diri yang disebut Hosinsul dan berbentuk seperti bela diri praktis. Taekwondo berkembang sampai di Universitas Negeri Malang dalam UKM Taekwondo Universitas Negeri  Malang namun hanya dominan berlatih Kyorugi (pertarungan) dan materi latihan Hosinsul jarang dipelajari.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan pembelajaran Hosinsul dengan kombinasi tangkisan dan tendangan taekwondo dari serangan bersenjata. Sebagai solusi untuk memberi alternatif variasi  latihan selain Kyorugi (pertarungan) dan untuk mengajari peserta latihan tentang cara melindungi diri dari ancaman serangan bersenjata dengan teknik tangkisan dan tendangan Taekwondo.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775) dan disederhanakan menjadi 7 langkah (Ardhana, 2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan; (2) Mengembangkan produk awal; (3) Validasi ahli; (4) Uji coba kelompok kecil; (5) Revisi produk 1; (6) Uji coba kelompok besar; (7) Revisi produk 2 berdasarkan uji coba lapangan dan sekaligus revisi akhir.

Dari hasil analisis data uji coba kelompok, pembelajaran Hosinsul ini memiliki hasil sebagai berikut: 1) pada uji coba kelompok kecil dengan 6 peserta latihan sebesar 85,83%, valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil; 2) uji coba kelompok besar dengan 30 peserta latihan sebesar 86,02%, sangat valid dapat digunakan tanpa revisi.

Hasil produk penelitian dan pengembangan berupa pembelajaran Hosinsul dengan kombinasi tangkisan dan tendangan Taekwondo dari serangan bersenjata ini disarankan dapat dikembangkan lebih lanjut agar aspek latihan Hosinsul (self-defense) dalam Taekwondo dapat dikenal oleh peserta latihan disamping Kyorugi (pertarungan). Juga disarankan dilakukan pengujian kefektifan produk penelitian dan pengembangan ini.