SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model-Model Latihan Rebound Bolabasket Melalui Self Access Learning di Akasa Brata Basketball Kota Malang

miftakhul risqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Risqi, Miftakhul. 2015. Pengembangan Model-Model Latihan Rebound Bolabasket Melalui Self Access Learning di Akasa Brata Basketball Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. (II) Dr. Supriyadi, M.Kes.

 

Kata Kunci: pengembangan, model-model latihan, rebound, bolabasket, Self Access Learning.

Rebound merupakan salah satu teknik dalam bolabasket. Di Akasa Brata Basketball Kota Malang jarang diberikan materi tentang rebound. Berdasarkan observasi terhadap pelatih dan atlet Akasa Brata Basketball Kota Malang, model-model latihan rebound jarang diberikan dan kurang bervariasi. Maka dari itu perlu adanya model-model latihan rebound bolabasket sehingga dapat membantu atlet latihan rebound secara maksimal. Maka disusunlah rancangan produk pengembangan model-model latihan rebound bolabasket.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuat model-model latihan rebound bolabasket di Akasa Brata Basketball Kota Malang agar lebih bervariasi. Dapat menambah frekuensi latihan pada atlet sehingga latihan rebound lebih maksimal.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775) dan di sederhanakan menjadi 7 langkah sesuai dari Ardhana (2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) Melakukan Analisis produk yang akan dikembangkan (2) Mengembangkan produk awal (3) Validasi ahli (4) Uji coba kelompok kecil (5) Revisi produk (6) Uji coba kelompok besar (7) Revisi produk berdasarkan uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Penelitian dilaksanakan dengan dua kali uji coba yaitu, kelompok kecil dan kelompok besar. Dari hasil uji coba kelompok kecil dengan 7 atlet adalah 86,5% menyatakan bahwa produk mudah dipahami, produk sangat menarik dan atlet sangat senang melakukan model-model latihan rebound bolabasket, dan hasil uji coba kelompok besar dengan 30 atlet adalah 86,3% menyatakan bahwa produk sangat jelas, mudah dipahami, sangat menarik, dan atlet sangat senang melakukan model-model latihan rebound bolabasket tetapi terdapat saran dari beberapa atlet yang menyatakan pada slide simpulan dan daftar rujukan agar diberi animasi. Peneliti mengembangkan 10 model latihan rebound. Model-model latihan dikemas dalam Self Access Learning yang berteknologi animasi, hyperlink, dan video.

Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan model-model latihan rebound bolabasket ini bisa menjadi salah satu alternatif pelatihan bolabasket agar proses latihan lebih menarik dan variasi, sehingga proses latihan dapat berjalan dengan lancar. Dan tidak hanya untuk klub Akasa Brata Basketball Kota Malang saja melainkan untuk klub lain.