SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Banner Untuk Latihan Gerak Langkah Kaki Saat Melakukan Teknik Bantingan Pada Olahraga Jujitsu di Dojo Iju-Kai Malang

Gilar Triwira Prakasa

Abstrak


ABSTRAK

Prakasa, Gilar Triwira. 2014. Pengembangan Media Untuk Latihan Gerak Kaki Saat Melakukan Teknik Bantingan Pada Olahraga Jujitsu Di Dojo Iju-Kai Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd, (2) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd

 

Kata kunci: media, latihan gerak kaki, teknik bantingan jujitsu

Jujitsu pada dasarnya adalah bentuk-bentuk pembelaan diri yang bersifat defensif dan memanfaatkan "Yawara-gi" atau teknik-teknik yang bersifat fleksibel, dimana serangan dari lawan tidak dihadapi dengan kekuatan, melainkan dengan cara "menipu" lawan agar daya serangan tersebut dapat digunakan untuk mengalahkan dirinya sendiri. Tekik-tenik jujitsu terdiri atas Atemi Waza     (menyerang bagian yang lemah dari tubuh lawan),  Kansetsu Waza (mengunci persendian lawan) dan NageWaza (menjatuhkan lawan). Pada penelitian ini,  peneliti berfokus pada salah satu teknik beladiri jujitsu yaitu teknik bantingan atau Nage Waza.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti saat kegiatan latihan beladiri jujitsu di Dojo Iju-Kai Malang pada tanggal 11 Oktober 2013, pelatih beladiri Iju-Kai Malang yaitu Ronald Nicolas Novianto,  beliau menyampaikan bahwa (1) jujutsuka sudah menguasai teknik menghilangkan keseimbangan lawan (kuzushi) dan teknik jatuhan (ukemi), (2) jujutsuka kyu 5 mulai mempelajari teknik bantingan osotogake, sotogake, tai-otoshi, seoinage, haraigoshi, (3) jujutsuka kurang menguasai latihan gerak kaki saat melakukan teknik bantingan, (4) pelatih belum pernah memberikan latihan menggunakan media untuk latihan gerak kaki, (5) pelatih menyatakan setuju dikembangkan media untuk latihan gerak kaki pada teknik bantingan. Berdasarkan angket hasil analisis kebutuhan jujutsuka di Dojo Iju-Kai Malang, 90% jujutsuka menyatakan sudah menguasai teknik menghilangkan kesimbangan lawan (kuzushi) dan teknik jatuhan (ukemi), 83,3% menyatakan ada kesulitan pada gerak kaki saat mempraktekkan teknik bantingan, 100% menyatakan tidak pernah melaksanakan latihan gerak kaki menggunakan media untuk latihan gerak kaki dan 93,3% menyatakan setuju apabila diberikan pengembangan media latihan untuk gerak kaki saat mempraktekkan teknik bantingan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media untuk latihan gerak kaki dalam melakukan teknik bantingan yang dikemas dalam bentuk buku panduan dan video panduan yang diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan latihan beladiri jujitsu di Dojo Iju-Kai Malang.

Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan (research and development) yang menggunakan 7 langkah, karena penelitian dilakukan pada 1 Dojo Iju-Kai Malang. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil angket.

Dari hasil evaluasi ahli jujitsu diperoleh persentase 90% media untuk latihan gerak kaki diharapkan dapat memberi pemahaman terhadap konsep gerak kaki saat melakukan teknik bantingan, 90,28% media untuk latihan gerak kaki diharapkan dapat memberi kemudahan dalam berlatih gerak kaki saat melakukan teknik bantingan, dan dari ahli media diperoleh persentase 85% media untuk latihan gerak kaki diharapkan dapat memberi kemudahan dalam berlatih gerak kaki saat melakukan teknik bantingan. Dari hasil uji coba tahap I (kelompok kecil) dengan menggunakan subyek 10 jujutsuka diperoleh persentase 88,3% menyatakan media untuk latihan gerak kaki membantu jujutsuka dalam berlatih gerak kaki saat melakukan teknik bantingan, sehingga tidak ada revisi. Pada tahap II (kelompok besar) dengan  subyek 30 jujutsuka, hasilnya diperoleh persentase 91,89% menyatakan media untuk latihan gerak kaki membantu jujutsuka dalam berlatih gerak kaki saat melakukan teknik bantingan, dengan demikian maka produk pengembangan berupa media untuk latihan gerak kaki saat melakukan teknik bantingan layak untuk digunakan.

Berdasarkan hasil data di atas dapat disimpulkan bahwa pengembangan media banner untuk latihan gerak kaki saat melakukan teknik bantingan dapat membantu jujutsuka dalam berlatih teknik bantingan dan dapat mempermudah jujutsuka dalam memahami konsep teknik bantingan, khususnya teknik bantingan tai-otoshi, seoinage dan haraigoshi.