SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Peregangan Dinamis (Dynamic Stretching) terhadap Kemampuan Daya Ledak Otot Pemain Persatuan Sepakbola Universitas Negeri Malang

Aang Ghunaifi Dardiri

Abstrak


ABSTRAK

Muwaffaq, Muchammad. 2014. “Meningkatkan Keterampilan teknik dasar lari jarak pendek melalui pendekatan bermaian dalam pembelajaran Atletik Di SMP Negeri 16 Malang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra.Sulistiyorini, M.Pd.

 

Kata Kunci: Teknik dasar lari jarak pendek, Atletik, Keterampilan

Lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak tertentu (50 meter sampai 400 meter) dengan kecepatan maksimal agar dapat mencatat waktu sekecil-kecilnya. Teknik dasar lari jarak pendek yang harus dikuasai adalah teknik start, teknik berlari, teknik memasuki garis finish. Pada observasi awal yang dilakukan di kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang diketahui bahwa keterampilan teknik dasar lari jarak pendek siswa masih kurang. Dari data observasi didapat 48% siswa salah dalam melakukan teknik start, 44% pada teknik berlari, dan 51% pada teknik memasuki garis finish.

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar lari jarak pendek dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani olahraga dan Kesehatan di kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang dengan menggunakan metode bermain.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahapyaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang sebanyak 41 siswa.

Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan siswa dalam melakukan teknik dasar lari jarak pendek setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan permainan. Pembelajaran dengan pendekatan permainan dilakukan dalam dua siklus, yaitu tiga pertemuan di siklus pertama dan dua pertemuan disiklus kedua. Tingkat keberhasilan siswa pada siklus pertama sebanyak 73%, pada siklus kedua sebanyak 84%.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan penerapan pembelajaran menggunakan pendekatan permainandapat meningkatkan keterampilan teknik dasar lari jarak pendek siswa kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang. Saran yang dapat dilakukan setelah dilakukan penelitian ini yaitu: (1) bagi peneliti lain, agar memiliki kepekaan terhadap masalah-masalah yang dapat menjadikan siswa tidak menyukai pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan sehingga menjadikan pembelajaran terganggu. (2) bagi guru Pendidikan Jasmani olahraga dan Kesehatan di SMP Negeri 16 Malang, diharapkan agar lebih kreatif dalam melakukan pembelajaran terhadap siswa sehingga siswa lebih antusias dan tertarik setiap mengikuti pembelajaran yang dilakukan.