SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PengaruhLatihanPlyometricTerhadapKemampuanShootingSiswaSekolahSepakbolaGajayana Kota Malang

I Kadek Dwi Diyan Devayana

Abstrak


ABSTRAK

 

Devayana, I Kadek Dwi Diyan. 2014. Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Kemampuan Shooting Siswa Sekolah Sepakbola Gajayana Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Dr. Hariyoko, M.Pd,

 

Kata kunci: latihan plyometric,kemampuan shooting sepakbola.

 

Sepakbola merupakan permainan ketangkasan yang menyenangkan bagi anak-anak yang gemar bermain sepakbola. Dalam suatu permainan sepakbola, shooting merupakan salah satu teknik dasar yang benar-benar harus diperhatikan sebab shooting merupakan bagian penting dalam permainan sepakbola. Pelaksanaan proses latihan permainan sepakbola siswa sekolah sepakbola Gajayana Kota malang, menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya kemampuan shooting sepakbola dibandingkan dengan kemampuan pada teknik dasar sepakbola yang lain, hal tersebut dikarenakan kurangnya kecepatan, dan kemampuan saat menembak bola. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan shooting adalah dengan menggunakan latihan plyometric.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan plyometric dan latihan konvensional terhadap kemampuan shooting siswa pada permainan sepakbola.

Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan sampel penelitian 34 orang siswa sekolah sepakbola Gajayana Kota Malang. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes tendangan jauh.

Dari hasiluji persyaratan dan uji hipotesis hasil kemampuan shooting masing-masing kelompok latihan telah dihitung melalui uji normalitas, uji homogenitas dan ujian alisis varians menggunakan uji F,dari hasil uji tes yang sudah dilakukan oleh peneliti, maka tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara hasil tesakhir kemampuan shooting antara latihan plyometric dengan hasil tesakhir kemampuan shooting dari latihan konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan plyometric dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan shooting sepakbola, karena latihan plyometric merupakan latihan yang mengandung unsure kecepatan dan kekuatan sehingga kemampuan shooting siswa dapat meningkat, hal itu terlihat bahwa latihan plyometric memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada latihan konvensional dalam upaya peningkatan kemampuan shooting sepakbola.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Devayana, I Kadek Dwi Diyan. 2014. The Effect of Plyometric Training to The Student’s Shooting Ability in Gajayana Soccer School Malang. Undergraduate Thesis, Teaching of Physical and Health Department, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisors: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Dr. Hariyoko, M.Pd

 

Keywords: plyometric training, shooting ability in soccer

 

Soccer is an interesting knack game for children who like playing soccer. In soccer, shooting is one of a base technique which is needed enough attention because it is really important in soccer. The process of soccer training in Gajayana Soccer School Malang indicates a problem, especially for the student’s ability of doing shooting. It is not better than the students’ ability in doing other soccer base technique. One way to improve the speed and strength in doing shooting is to use plyometric training.

This research aims to find out whether there is correlation between plyometric and conventional training for the students’ ability in doing shooting in soccer.

This research belongs to experimental research which used 34 samples of Gajayana Soccer School students. The samples were divided into two groups through ordinal pairing matching. The instrument used in this research was long rate shot.

From the requirement and hypothesis test showed the ability of doing shooting of each group calculated by using normality, homogeneity and variants analysis test used F test. The result of tests showed that there is no significant correlation between plyometric and conventional training in the final test of shooting ability.

Based on the result of the research, it can be concluded that plyometric training can be used to improve the ability of shooting in soccer since this training focuses on the speed and strength so that it can improve the students’ ability in shooting. It can be proven from the result of the research that plyometric training gave better effect than conventional training in improving the ability of shooting in soccer.