SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH DENGAN PENDEKATAN PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN BOLAVOLI DI SMP NEGERI 16 MALANG

Denny Pradana

Abstrak


ABSTRAK

Pradana, Denny. 2014. “Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Dengan Pendekatan Permainan Dalam Pembelajaran Bolavoli Di SMP Negeri 16 Malang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

Kata Kunci: Passing bawah, Permainan Bolavoli, Keterampilan

Permainan Bolavoli adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim dalam satu lapangan dan setiap tim terdiri dari enam orang dalam memainkan bola di lambungkan melewati net sebelum menyentuh tanah. Salah satu teknik dasar yang sering digunakan adalah passing bawah. Pada observasi awal yang dilakukan di kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang diketahui bahwa keterampilan passing bawah siswa masih kurang. Dari data observasi didapat 37% siswa salah dalam melakukan sikap awal, 58% pada sikap perkenaan, dan 34,5% pada sikap akhiran.

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang dengan menggunakan metode bermain.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriftif kuantitatif dan kulitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang sebanyak 30 siswa.

Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan siswa dalam melakukan passing bawah setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan permainan. Pembelajaran dengan pendekatan permainan dilakukan dalam dua siklus, yaitu tiga pertemuan disiklus pertama dan tiga pertemuan disiklus kedua. Tingkat keberhasilan siswa pada siklus pertama sebanyak 78%, pada siklus kedua sebanyak 87%.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan penerapan pembelajaran dengan pendekatan permainan dapat meningkatkan keterampilan passing bawah siswa kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang. Saran yang dapat dilakukan setelah dilakukan penelitian ini yaitu: (1) bagi peneliti lain, agar memiliki kepekaan terhadap masalah-masalah yang dapat menjadikan siswa tidak menyukai pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan sehingga menjadikan pembelajaran terganggu. (2) bagi guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di SMP Negeri 16 Malang, diharapkan agar lebih kreatif dalam melakukan pembelajaran terhadap siswa sehingga siswa lebih antusias dan tertarik setiap mengikuti pembelajaran yang dilakukan.