SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Alat Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Menggantung di Udara ( Schnepper) Menggunakan Pipa dan Bola Kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang

Nawang .

Abstrak


ABSTRAK

 

Nawang. 2013. Pengembangan Alat Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Menggantung di Udara      ( Schnepper) Menggunakan Pipa dan Bola Kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd., M.Pd, (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Alat, Lompat Jauh, Gaya menggantung (Schnepper), Pipa dan Bola.

 Berdasarkan observasi awal pada tanggal 18 maret 2011 yang dilakukan di SDN Kedung Kandang 2 Malang melalui pengisian angket terhadap 23 siswa kelas V, diperoleh data  sebagai berikut : 1) 15 siswa (65,22%) menyatakan bahwa pelajaran olahraga itu menyenangkan yang diberikan oleh 8 siswa (56,52%) menyatakan tidak menyenangkan, 2) 13 siswa (65,22%)  menyatakan bahwa cara mengajar pelajaran pendidikan jasmani yang diberikan guru menyenangkan, sedangkan 10 siswa (43,48%) menyatakan tidak menyenangkan, 3) 18 siswa (78,26%) menyatakan bahwa siswa menyukai bola besar seperti sepak bola,basket, dan voli, sedangkan 5 siswa (21,74%) lebih menyukai atletik seperti lari,lompat, dan lempar, 4) 11 siswa (47,83%) yang menyatakan bahwa atletik itu menyenangkan dan 12 siswa (52,17%) yang menyatakan tidak senang terhadap atletik.5) 10 siswa (43,48%) yang menyukai olahraga atletik khususnya lompat jauh dan 13 siswa (56,52%) yang tidak menyukai olahraga atletik khususnya lompat jauh. 6) 9 siswa (39,13%) yang menyatakan bahwa model pembelajaran lompat jauh yang diberikan oleh guru. 7) 23 siswa (100%) pernah diberikan permainan oleh guru penjas. 8) 14 siswa (60,87%) yang menyukai permainan yang diberikan oleh guru penjas dan 9 siswa (39,13%) yang tidak menyukai terhadap permainan yang diberikan oleh guru penjas. 9) 13 siswa (56,52%) yang menyatakan bahwa metode yang diberikan sudah dimengerti dan 10 siswa (43,48%) yang menyatakan tidak mengerti terhadap metode yang diberikan.Berdasarkan hasil angket tersebut diketahui bahwa sebagian siswa kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang tidak senang terhadap olahraga atletik khususnya lompat jauh, salah satu kendala kurang lancarnya pembelajaran Pendidikan Jasmani di SDN Kedung Kandang 2 Malang adalah kurang memadainya sarana yang dimiliki oleh sekolah tersebut.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan alat pembelajaran lompat jauh gaya menggantung di udara (schnepper) menggunakan pipa dan bola kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang, yang diharapkan dapat lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa.Produk ini dikembangkan dalam rangka memecahkan permasalahan berupa alat pembelajaran.

Dalam pengembangan alat lompat jauh gaya menggantung di udara (schnepper) menggunakan pipa dan bola kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (Reseach and development) adalah model penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiono, 2009: 407).Untuk dapat menghasilkan produk tertentu digunakan penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan menguji keefektifan produk tersebut supaya berfungsi di masyarakat luas,maka diperlukan penelitian untuk menguji keefektifan produk tersebut. Model pengembangan yang digunakan di dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan (Research and development) dari Borg dan Gall (dalam Sugiono, 2009:409) yang terdiri dari sepuluh langkah.dari sepuluh langkah yang dikemukakan oleh Borg dan Gall, pada penelitian ini dilakukan modifikasi dengan hanya menggunakan 7 langkah pengembangan karena penelitian ini dilakukan pada satu sekolah yaitu di SDN Kedung Kandang 2 Malang pada siswa – siswi kelas V.

Penelitian ini dilakukan di SDN Kedung Kandang 2 Malang. Subjek uji coba terdiri dari (1) Uji coba kelompok kecil dengan melibatkan 7 siswa kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang, (2) Uji coba kelompok besar dengan melibatkan 23 siswa kelas V di SDN Kedung Kandang 2 Malang.Hasil evaluasi pengembangan alat pembelajaran lompat jauh ini adalah sebagai berikut: ahli pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yaitu 89% (valid/digunakan),ahli atletik 89% (valid/digunakan), dan ahli media yaitu 90,8% (valid/digunakan),uji coba kelompok kecil  85,7 % (valid/digunakan),uji coba kelompok besar  86% (valid/digunakan).

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan sebaiknya produk ini dievaluasi sebelum disebarluaskan.kemudian subyek penelitian sebaiknya dilakukan pada subyek yang lebih luas, dan produk pengembangan alat pembelajaran lompat jauh dari bahan pipa dan bola untuk pembelajaran lompat jauh juga dapat digunakan di sekolah-sekolah lain yang membutuhkan.mengenai hasil pengembangan sebaiknya pengembangan dilanjutkan pada penelitian mengenai keefektifitasan produk, karena hasil pengembangan ini hanya terbatas sampai penyusunan sebuah produk.