SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Materi Latihan Karate Melalui Multimedia Interaktif Di Karate-Do Mushikawa Malang

BAMBANG GALIH SETIAWAN

Abstrak


ABSTRAK

 

Setiawan, Bambang Galih. 2014. Pengembangan Materi Latihan Karate Melalui Multimedia Interaktif di Karate-Do Mushikawa Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Wasis D. Dwiyogo, M.Pd., (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Latihan Karate, Multimedia Interaktif.

 

Penguasaan terhadap materi latihan karate pada setiap tingkatan sabuknya, merupakan kewajiban yang harus dipenuhi atlet.Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang didapatkan, menunjukkan sangat pentingnya latihan dan penguasaan jurus-jurus 76,60%,membutuhkanmedia latihan yang mendukung 83% dan dalam bentuk multimedia interaktif 83,30%. Peneliti kemudian mencoba untuk mengembangkan produk mediayang diharapkan dapat membantu latihan karate.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkanmedia pembelajaran pada materi latihan karate menggunakan multimedia interaktifuntuk atlet di Karate-Do Mushikawa Malang.

Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan dari Borg dan Gall. Dari 10 langkah yang dikemukakan peneliti hanya mengambil sampai langkah ke 8 saja, meliputi: (1) melakukan perencanaan penelitian, (2) menyusun produk awal, (3) justifikasi ahli, (4) revisi produk pertama, (5) uji coba kelompok kecil, (6) revisi produk kedua, (7) uji coba kelompok besar, (8) produk akhir berupamultimedia interaktif.

Berdasarkan justifikasi ahli materi diperoleh rentangan hasil 75 sampai 100%, data dinyatakan valid dan dapat digunakan tanpa revisi pada persentaseantara 87,50 sampai 100%, dinyatatakan cukup valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil pada persentase antara 75 sampai 80%. Pada justifikasi ahli media diperoleh rentangan hasilantara 65 sampai 100%, data dinyatakan validdan dapat digunakan tanpa revisi pada persentase antara90 sampai 100%, dinyatakan cukup valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil pada persentase antara75 sampai 83,33%, serta dinyatakan kurang valid dan tidak digunakan pada hasil yang persentasenya 65%.Pada hasil uji coba kelompok kecil diperoleh rentangan hasil antara 80,56 sampai 97,22%, data dinyatakan valid dan dapat digunakan tanpa revisi pada persentase antara 86,11 sampai 97,22%, dinyatakan cukup valid dan dapat dipergunakan dengan revisi kecil pada persentase antara 80,56 sampai 84,57%.Pada uji coba kelompok besar diperoleh rentangan dataantara 77,50 sampai 90,83%, data dinyatakan valid dan dapat digunakan tanpa revisi pada persentase antara 88,33 sampai 90,83%, dinyatakan cukup valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil padapersentase antara 77,50 sampai 85,83%.Dengan demikian multimedia interaktif ini layak digunakan untuk pembelajaran setelah dilakukan revisi kecil berdasarkan data yang telah diperoleh setelah melakukan uji coba penelitian.

Hasil produk pengembangan ini berupamultimedia interaktif yang mempunyai kelebihan sebagai berikut: (1) memuat materi karate untuk sabuk putih hingga sabuk biru (2) mudah untuk dipahami dan dioperasikan, karena dilengkapi dengan tombol-tombol menu pada setiap tampilannya dan dilengkapi video, gambar, keterangan tulisan, musik latar, serta buku petunjuk penggunaan (3) praktis untuk dibawa dan digunakan, karena dikemas dalam bentukVCD dan berupa soft file, (4) dapat lebih aktif dan mandiri dalam proses pembelajarannya.

Pengembangan media pembelajaran menggunakan multimedia interaktifini diharapkan dapat membantu pelatih dalam memberikan materi latihan karate kepada atlet dengan metode pembelajaran yang lebih menarik.