SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Permainan “Running Speed” untuk Pembelajaran Atletik Lari Jarak Pendek 100 Meter Siswa Kelas VIII MTs Bahrul Ulum Malang.

Muhammad Zainur Romadlon

Abstrak


 ABSTRAK

 

Romadlon, Muhammad Zainur. 2014. Pengembangan Model Permainan “Running Speed” untuk Pembelajaran Atletik Lari Jarak Pendek 100 Meter Siswa Kelas VIII MTs Bahrul Ulum Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Supriatna, M.Pd, (2) Drs. Mardianto, M.Kes.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Pembelajaran, Permainan “Running Speed”

 

Pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di MTs Bahrul Ulum Malang khususnya materi atletik lari jarak pendek 100 meter kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam pembelajaran atletik lari jarak pendek 100 meter yang diberikan oleh guru. Pada penelitian awal peneliti melakukan wawancara dengan guru pendidikan jasmani MTs Bahrul Ulum Malang. Berdasarkan analisis kebutuhan dengan wawancara kepada guru pendidikan jasmani diketahui bahwa siswa kurang berminat dalam menerima dan mempraktikkan materi atletik lari jarak pendek 100 meter. Selanjutnya, peneliti melakukan analisis kebutuhan dalam bentuk angket kepada 40 siswa kelas VIII yang telah diberikan pada hari Selasa, 22 Oktober 2013. Hasil dari analisis kebutuhan terhadap siswa kelas VIII MTs Bahrul Ulum Malang menyatakan setuju apabila diberikan pengembangan model permainan “running speed” untuk pembelajaran atletik lari jarak pendek 100 meter.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan “running speed” untuk pembelajaran atletik lari jarak pendek 100 meter, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi belajar dan keaktifan siswa dalam mempraktikkan berbagai variasi dan kombinasi materi atletik khususnya lari jarak pendek 100 meter.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan, dengan model prosedural, prosedural yang digunakan adalah: (1) penelitian awal (analisis kebutuhan) terhadap 40 siswa kelas VIII. (2) perencanaan produk awal. (3) evaluasi ahli. (4) merevisi hasil uji coba produk awal (sesuai hasil evaluasi ahli). (5) uji coba kelompok kecil menggunakan 10 subyek. (6) uji coba kelompok besar menggunakan 30 subyek. (7) merevisi hasil uji coba kelompok besar berdasarkan hasil evaluasi ahli sekaligus menyempurnakan produk.

            Dari hasil justifikasi ahli atletik 1 diperoleh hasil 83,33% dan ahli atletik 2 diperoleh hasil 86,46% maka produk pengembangan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada kegiatan pembelajaran atletik lari jarak pendek 100 meter di MTs Bahrul Ulum Malang. Dari hasil uji coba (kelompok kecil) diperoleh persentase sebesar 82,5%, dan pada uji lapangan (kelompok besar) diperoleh persentase sebesar 84,13% sehingga produk pengembangan dapat digunakan.

Produk akhir penelitian dan pengembangan ini berupa model-model pembelajaran permainan atletik lari jarak pendek 100 meter untuk siswa kelas VIII MTs Bahrul Ulum Malang.